Kamis, 23 April 2026

Banjir di Samarinda

Kawasan Muang Samarinda Terendam Banjir, Warga Menduga dari Luapan Air Tambang

Kawasan Muang Dalam dan sekitarnya, di Jalan Rejo Mulyo, RT 33 Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Beberapa rumah di kawasan Muang Dalam, Jalan Rejo Mulyo, RT 33, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, masih terendam banjir yang diduga berasal dari luapan air tambang, Jumat (3/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kawasan Muang Dalam dan sekitarnya, di Jalan Rejo Mulyo, RT 33 Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, mengalami banjir besar.

Meski sudah surut, namun dari pantauan TribunKaltim.co ke lapangan, nampak sawah dan kebun para warga sekitar mengalami kerusakan dan terancam gagal panen.

Menurut keterangan Anita (37), ketika tengah beristirahat pada Kamis (2/9/2021), sekitar pukul 20.00 Wita, air yang tidak diketahui berasal dari mana, tiba-tiba menerjang dengan cepatnya.

"Jadi seisi warung, saya tidak bisa diselamatkan lagi, kerendam banjir," terang Anita saat ditemui TribunKaltim.co pada Jumat (3/9/2021). 

Baca juga: BPBD Siagakan 3 Perahu Antisipasi Banjir di Desa Pampang Samarinda

Begitupun Suparno (55), yang ikut menjelaskan bahwa tadi malam turun hujan yang tidak deras.

Namun tiba-tiba, air mendadak naik dengan tinggi rata-rata sepinggang orang dewasa.

"Ya, tidak tahu juga dari mana, kemungkinan dari tambang, karena air kan turun dari atas (lokasi tambang)," sambungnya.

Tidak hanya itu, dari pantauan lanjutan di lapangan, terlihat beberapa rumah warga di sepanjang jalan di kawasan tersebut masih terendam banjir bercampur lumpur.

Baca juga: BREAKING NEWS Walikota Samarinda Andi Harun Mendatangi Desa Pampang yang Terdampak Banjir

Juga setelah surut, terlihat juga warga sekitar sibuk membersihkan rumah dan perabotannya dengan menggunakan air sisa banjir.

Hingga rombongan TribunKaltim.co, tiba di simpang Jalan Rejo Mulyo, Rapak Serdang dan Ambalut, terlihat tumpukan batu bara yang tertumpuk begitu saja di halaman warga.

"Iya, saya gak tahu itu batu siapa. Sudah lama sekitar satu bulanan disitu," ujar Suparno .

"Pas banjir, ya terbawa air dan masuk ke halaman serta tanaman warga," pungkas pria 55 tahun tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved