Berita Nasional Terkini

Spanduk Terima Kasih KPK Muncul di Banjarnegara, Usai Bupati Budhi Sarwono Jadi Tersangka Korupsi

Ada tiga spanduk di masing-masing sudut alun-alun. Spanduk tersebut bertuliskan, "Terimakasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara"

Editor: Ikbal Nurkarim
(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Sejumlah spanduk terpasang di sudut Alun-alun Banjarnegara, JawaTengah, setelah KPK menetapkan bupati setempat Budhi Sarwono sebagai tersangka korupsi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Muncul spanduk terima kasih KPK usai Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditetapkan tersangka oleh KPK atas dugaan kasus korupsi.

Bupati Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Ia ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017-2018.

Usai ditetapkannya tersangka ucapan terima kasih KPK muncul.

Baca juga: LENGKAP Profil Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono: Tersangka KPK hingga Diusung 3 Partai saat Pilbup

Baca juga: PERNAH VIRAL, Deretan Aksi Nyeleneh Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara yang Kini Jadi Tersangka KPK

Baca juga: NEWS VIDEO Sebut Menko Marves Luhut Penjahit Viral, Bupati Banjarnegara Minta Maaf

Sejumlah spanduk terpasang di sekitar Alun-alun Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (4/9/2021) ada tiga spanduk di masing-masing sudut alun-alun.

Spanduk tersebut bertuliskan, "Terimakasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara",

Kemudian "Kemenangan Satriya-satriya Pinunjul Banjarnegara, dan "Selamat jalan bupatiku, semoga tidak kembali lagi ke Banjarnegara".

Di bagian bawah spanduk tersebut terdapat tulisan FBB dan Forjasi. FBB merupakan singkatan dari Forum Banjarnegara Bersatu dan Forum Jasa Konstruksi.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Forjasi Imam Nafan membenarkan, pihaknya yang memasang spanduk tersebut.

"Spanduk tersebut sebagai apresiasi terhadap kinerja KPK yang telah menetapkan bupati sebagai tersangka," kata Imam saat dihubungi wartawan, Sabtu.

Imam mengatakan, selama kepemimpinan Budhi Sarwono, banyak penyedia jasa konstruksi di Banjarnegara yang tidak mendapatkan proyek.

Menurut dia Banjarnegara ada sekitar 270 perusahaan penyedia jasa konstruksi. Sebanyak 150 berbentuk CV dan sisanya PT.

"Selama ini sejak 2017 ABPD Perubahan, bisa dikatakan tidak mengakomodir kepentingan kami. Karena paket (proyek) dibikin besar dan larinya ke (proyek) jalan semua," ungkap Imam.

Baca juga: Sebut Menko Marves Luhut Penjahit Viral, Bupati Banjarnegara Akui tak Hafal juga Minta Maaf

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Budhi Sarwono sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018, Jumat (3/9/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved