Berita Nasional Terkini
Spanduk Terima Kasih KPK Muncul di Banjarnegara, Usai Bupati Budhi Sarwono Jadi Tersangka Korupsi
Ada tiga spanduk di masing-masing sudut alun-alun. Spanduk tersebut bertuliskan, "Terimakasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara"
Selain Bupati Banjarnegara periode 2017-2022, KPK menetapkan satu orang pihak swasta bernama Kedy Afandi sebagai tersangka.
Berikut sederet aksi nyentrik Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono seperti dilansir Kompas.com:
1. Pamer slip gaji
Bupati Banjarnegara pernah menjadi sorotan masyarakat setelah mengunggah slip gajinya ke akun Instagram Kabupaten Banjarnegara @kabupatenbanjarnegara pada Rabu (2/10/2019).
Dalam unggahan tersebut, tertera besaran gaji bersih yang diterima Budhi Sarwono sesuai draf yakni sebesar Rp 6.114.100.
Namun, setelah dipotong zakat lewat Badan Amil Zakat (BAZ) sebesar Rp 152.900, gaji yang ia terima sebesar Rp 5.961.200.
Menanggapi nominal gajinya itu, Budhi Sarwono mengatakan gaji yang ia terima terlalu kecil.
"Kalau saya harus keliling 20 kecamatan gimana. Kalau Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) kasihan, ada 35 kabupaten/kota," kata Budhi.
"Kalau seperti itu ngajari bupati cluthak (suka mencuri), kalau cluthak sudah disiapkan jepretan (senjata) yaitu KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), habis bupati se-Indonesia," sambungnya.
Saat itu ia menyebut jika gaji bupati idealnya antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.
"Kalau anggota dewan saja Rp 30 juta, bupati ya Rp 100 juta atau Rp 150 juta lah," kata Budhi.
Baca juga: Suami Istri di Banjarnegara Pilih Hidup di Tengah Hutan, tanpa Tetangga & Listrik PLN, Ini Alasannya

2. Tiduran di aspal pakai seragam dinas
Setelah heboh dengan unggahan foto slip gaji, kini beredar foto Budhi Sarwono sedang tiduran di sebuah jalan aspal yang mulus.
Dalam foto tersebut tampak bupati mengenakan pakaian dinas lengkap bersama dua orang lainnya.
Foto tersebut kali pertama diunggah oleh akun Instagram @kabupatenbanjarnegara, Kamis (24/10/2019) lalu.