Kamis, 16 April 2026

Diduga Tambang Ilegal, ESDM Kaltim dan DLH Samarinda Turun Tangan

Banjir yang terjadi di Samarinda Utara beberapa waktu lalu, diduga akibat adanya pengerukan emas hitam yang berada di hulu Bendungan Benanga

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Pertambangan yang diduga ilegal berada di Hulu Bendungan Benanga, Kecamatan Samarinda Utara.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

Dimana, instansi ini ikut turun tangan melakukan penyelidikan dari dampak yang ditimbulkan.

Baca juga: DPRD Samarinda Soroti Alih Fungsi Lahan, Dituding jadi Penyebab Banjir

"Kami baru selidiki ceceran batu bara itu yang mengakibatkan masalah lingkungan. Kalau soal tambangnya itu ranah ESDM," terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Nurrahmani.

Kendati demikian, Nurrahmani belum bisa membeberkan hasil penyelidikan tim DLH.

Sebab, dirinya pun belum mendapatkan laporan resmi.

"Tim DLH baru turun hari ini (Senin (6/9), masih mengecek lapangan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved