Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Tinjau Vaksinasi AstraZeneca Dosis I, Edi Damansyah Apresiasi Antusiasme Warga Kukar 

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi Aztrazeneca dosis pertama bagi masyarakat umum di

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau vaksinasi Aztrazeneca dosis pertama bagi masyarakat umum. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi AstraZeneca dosis pertama bagi masyarakat umum di terminal Pasar Tangga Arung, Tenggarong, akhir pekan lalu.

Dinkes Kukar pada kegiatan tersebut menyediakan 500 dosis vaksin untuk warga yang berusia 30 tahun ke atas.

Agar tak terjadi kerumunan, penyelenggara membagi dua sesi vaksinasi yakni pagi dan siang hari.

Baca juga: DLHK Kerja Sama dengan GEO Trash, Pengolahan Sampah Plastik di Kukar Jadi Solar

Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau kegiatan itu mengapresiasi penyelenggara dan masyarakat yang antusias mengikuti vaksinasi, ditunjukkan dengan sudah terpenuhinya pendaftar vaksin 500 dosis.

Edi mengatakan, vaksinasi merupakan upaya pemerintah untuk melindungi warga dari wabah Covid-19.

Pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kukar agar tercapai target 70 persen masyarakat yang tervaksinasi, sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera tercapai sebagai salah satu kunci pengendalian pandemi di Kabupaten Kukar.

"Saat ini Kukar baru 20 persen capaiannya sesuai ketersediaan vaksin, masyarakat antusias mengikutinya. Kami terus berkoordinasi dengan Provinsi dan Kementerian Kesehatan untuk penyediaan vaksin masyarakat Kukar, " ujarnya.

Baca juga: Bupati Bertekad Tingkatkan Produktivitas Pertanian Sekaligus Memudahkan Pemasaran Produk-produknya

Bupati kembali mengajak masyarakat untuk sama sama melawan pandemi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

"Jangan ragu untuk divaksin, ini aman dan halal. Kalau masih ragu, silakan tanyakan kepada ahlinya. Jangan mendapatkan kabar dari orang yang tidak berkompeten agar asumsinya tak ke mana-mana. Ayo ikut vaksin," ajaknya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved