Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Lapangan Sepak Bola Jadi Kebun Tomat, Bupati dan Tim Penilai Binter Turut Panen di Tanjung Batu

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, bersama Tim Penilai Lomba Bina Teritorial (Binter) TNI AD memanen tomat di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tengga

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Edi Damansyah bersama Tim Penilai Lomba Bina Teritorial memanen tomat di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, bersama Tim Penilai Lomba Bina Teritorial (Binter) TNI AD memanen tomat di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kegiatan itu dilakukan di sela-sela peninjauan beberapa posko yang ikut dalam penilaian Lomba Binter, Selasa (31/8/2021).

Awalnya, lahan yang ditanami tomat dan cabai tersebut merupakan lapangan sepak bola.

Namun, karena kerap banjir, maka dialihkan menjadi lahan pertanian yang lebih produktif.

Baca juga: Dampingi Tim Penilai Lomba Binter, Bupati: Kukar Fokus Pertanian, Pariwisata dan Ekraf

Bupati Edi Damansyah mengapresiasi keberhasilan masyarakat Tanjung Batu dengan memanfaatkan lahan tidak produktif, menjadi lahan pertanian.

"Saya bangga Desa Tanjung Batu ini telah ditetapkan sebagai Desa Mandiri kompleks Desa Hijau. Àpa yang dilakukan ini searah dengan prioritas Pemkab Kukar," ujarnya.

Menurut Edi pembangunan pertanian berbasis kawasan di Desa Tanjung Batu merupakan awal untuk mendorong desa lainnya di Kukar menerapkan pertanian berbasis kawasan.

Pemkab Kukar, menurutnya telah menetapkan lima titik kawasan strategis pertanian di Kukar, yaitu Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Marang Kayu, Anggana, Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja.

Baca juga: Kampung Tangguh Kekuatan Melawan Covid-19, Sekda dan Tim Penilai Lomba Binter Berkunjung ke Rempanga

Selanjutnya, Edi berharap pertanian berbasis kawasan di Tanjung Batu terus berlanjut, tetap hijau dan pemkab akan mendukung.

"Kami dukung usaha pertanian dalam arti luas, di antaranya Pemkab Kukar punya program 120 kilometer jalan usaha tani, 120 embung pada titik kawasan yang akan disinergikan dengan infrastruktur jalur usaha tani, dan saluran irigasi," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved