Rabu, 15 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Penerimaan Perusda MMP Capai Rp 218 Miliar, Pemprov Kaltim Baru Terima Rp 19 Miliar

Perusahaan Daerah PT. Migas Mandiri Pratama (MMP) Kalimantan Timur (Kaltim), belum menyetorkan penerimaan ke kas Pemprov Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Perusahaan Daerah PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kalimantan Timur (Kaltim), belum menyetorkan penerimaan ke kas Pemprov Kaltim.

Hal tersebut dibenarkan langsung Sekprov Kaltim Muhammad Sa'bani, Rabu (8/9/2021).

Ia mengatakan PT. MMP memiliki penerimaan sebesar Rp 218 miliar. Hanya saja saat ini baru Rp 19 miliar penerimaan yang baru disetor ke Pemprov Kaltim.

Muhammad Sa'bani mengatakan, sisanya tidak masuk ke dalam aliran kas perusahaan.

Justru sesuai ketentuan seluruh penerimaan perusda yang dikelola Pemprov Kaltim harus dikirim ke kas pemerintah sebagai pendapatan asli daerah (PAD) terlebih dahulu sesuai di PP nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

Untuk itu, ia meminta direksi yang baru ini segera menyetor seluruh penerimaan yang didapat pada tahun 2021.

Baca juga: Gelar Rapat Banggar, Sekprov Kaltim Sebut Ada Kemungkinan Tambahan Pendapatan di Sektor Migas

"Harusnya dia setorkan. Untuk alasannya (tidak disetor semuanya) saya tidak tahu," ucapnya melalui sambungan telepon.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki berbagai macam perusahaan daerah (perusda).

Namun beberapa perusda saat ini dikatakan sering mendapat sorotan publik.

Hal tersebut dikarenakan kinerja Perusda yang ada tidak dapat memberikan sumbangsih pendapatan ke kas provinsi. Salah satunya PT. Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim ini.

Perusda ini seringkali disorot dikarenakan tidak mampu menggenjot PAD Kaltim.

Padahal sektor migas menjadi senjata utama Kaltim dalam meraup pundi-pundi pendapatan daerah untuk pembangunan.

Dua bulan terakhir Direksi PT. MMP pun dirombak melalui seleksi. Direksi yang baru ini pun tentu diberi PR oleh pemerintah untuk mengelola sektor migas agar meraup pendapatan sebanyak-banyaknya.

Dirut PT. MMP Kaltim Edy Kurniawan, Jumat (27/8/2021) mengatakan saat ini pihaknya berbenah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Salah satu pembenahannya adalah fokus penanganan di sektor hulu.

"Kami ingin bisnis migas ini bisa berjalan, bisa kita kuasai, baik di hulu maupun di hilirnya,” ucapnya ketika dikonfirmasi kembali oleh Tribunkaltim.co.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved