Berita Kaltim Terkini
Penerimaan Perusda MMP Capai Rp 218 Miliar, Pemprov Kaltim Baru Terima Rp 19 Miliar
Perusahaan Daerah PT. Migas Mandiri Pratama (MMP) Kalimantan Timur (Kaltim), belum menyetorkan penerimaan ke kas Pemprov Kaltim
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi
Edy mengungkapkan bahwa dalam waktu satu bulan lalu mereka telah melakukan bedah opname kondisi keuangan perusahaan.
Menurutnya bisnis perusahaan daerah ini masih dominan di wilayah hulu. Ke depan, pihaknya akan mengupayakan pengembangan usaha ke wilayah hilir.
“Hilirisasi akan terus kami dorong. Jadi ada dua anak perusahaan yang masih harus diinject (suntik dana) supaya bisa lebih mantap dalam bisnis ini, yaitu PT MMP Marin Kaltim dan PT MMP Hilir Kaltim,” urai mantan Ketua Komisi II DPRD Kaltim itu.
Rencana bisnis lain yang akan dilakukan adalah menjelajahi peluang bisnis jaringan gas (jargas) rumah tangga.
Baca juga: PT MMP Siap Optimalkan Hulu dan Hilir Bisnis Migas Kaltim
Sebab saat ini menurutnya, sudah ada sekitar 51 ribu jargas di Kaltim yang pengelolaannya masih dikuasai oleh Perusahaan Gas Nasional (PGN) dan Pertagas.
Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas ESDM dan Balitbangda Kaltim untuk melakukan penelitian untuk pengembangan jaringan gas rumah tangga ke depan.
“Dan mereka memberi peluang untuk BUMD mengelola itu. Apalagi nanti persiapan IKN (ibu kota negara),” yakinnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sekprov-kaltim-muhammad-sabani-0976.jpg)