Virus Corona di Kaltim
Kalimantan Timur Memiliki Ratusan Pariwisata, Paling Terdampak karena PPKM
Provinsi Kalimantan Timur saat ini sudah memiliki 154 wisata pariwisata yang berasal dari berbagai unsur.
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur saat ini sudah memiliki 154 wisata pariwisata yang berasal dari berbagai unsur.
Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalimamtan Timur, Sri Wahyuni kepada TribunKaltim.co pada Jumat (10/9/2021).
Dia jelaskan, di antaranya ada dari hotel, restoran atau rumah makan, pondok wisata, daya tarik wisata, desa wisata, arung jeram, selam dan lapangan golf.
Karena itu, tidak lupa juga Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, melibatkan tiga influencer yang memiliki media sosial dengan jumlah yang banyak.
Baca juga: Dukung Pariwisata Kaltim, BI Lakukan Pendampingan untuk Pengembangan Derawan dan Maratua
Baca juga: Menghidupkan Kembali Wisata Kaltim, Dispar Gelar Susur Sungai Mahakam Gandeng Influencer
Baca juga: Walikota Andi Harun Kenalkan Wisata Sungai Mahakam Samarinda ke Danpuspomad
Yakni Catur Palinggi, Rinanda Maharani , dan Iqbal mereka asli Kaltim dari Tenggarong maupun Samarinda.
Tentu saja mereka akan menceritakan kesan pengalaman mengunjungi Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang yang khas menghadirkan keindahan biota dan alamnya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dia mengutarakan, kondisi terkini ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) di sejumlah daerah.
Spontan itu berefek membuat sektor pariwasata ikut turun, di antaranya seperti Kota Samarinda. Tentu saja, tambah Sri Wahyuni, dunia pariwisata Kalimantan Timur kini sedang mencoba untuk bangkit dari keterpurukan.
Baca juga: Rencana Pengembangan Wisata Sungai Mahakam, Walikota Samarinda Andi Harun Tekankan Skala Prioritas
"Kita sudah di tahun kedua, dan pariwisata paling terdampak dengan tak beroperasinya industri pariwisata," ungkapnya.
Maka dengan turunnya PPKM tersebut, kini mencari alternatif industri pariwisata dan memberi peluang bangkit serta mulai Go Publik.
Adapun yang dilakukan sejumlah kalangan pariwisata dan perhotelan sangat kompetitif dan variatif dengan memberikan makanan paket untuk isolasi mandiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sir-wahyuni-menggelar.jpg)