Jumat, 24 April 2026

Virus Corona di Tarakan

Bantuan Paket Isoman di Tarakan Masih Terus Berjalan, Hanya Satu Kali Terima

Pendistribusian paket sembako bagi warga Kota Tarakan yang sedang menjalani isolasi mandiri masih gencar dilakukan.

Editor: Mathias Masan Ola
DOKUMENTASI BAZNAS KOTA TARAKAN
Baznas Kota Tarakan saat menerima bantuan paket sembako untuk didistribusikan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. DOKUMENTASI BAZNAS KOTA TARAKAN 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Pendistribusian paket sembako bagi warga Kota Tarakan yang sedang menjalani isolasi mandiri masih gencar dilakukan.

Dikatakan Ketua Baznas Tarakan, Syamsi Sarman, untuk bantuan sembako dan paket isoman masih dilayani Baznas Tarakan.

“Kami melayani itu berdasarkan sumbangan yang masuk. Atau sponsor dari masyarakat Kota Tarakan. Dan alhamdulillah masih masuk sampai saat ini,” beber Syamsi Sarman.

Dalam sehari lanjutnya, untuk proses pendistribusian tidak bisa ditentukan. Karena ada yang didistribusikan 20 paket bahkan bisa lebih.

“Itu kalau di awal dulu. Dan ada yang tidak sampai 20 paket. Tergantung permintaan dari kelurahan,” ujarnya.

Baca juga: Ini Pesan Walikota Khairul saat Melantik Pengurus Baznas Tarakan

Baca juga: BAZNAS Tarakan Wakaf Al Quran di Pulau Sebatik

Baca juga: Imigrasi Nunukan Bagikan 100 Paket Sembako Buat Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Adapun paket bantuan bagi warga isoman sudah dilakukan dan disepakati dulu karena kasus bertambah.

“Dengan kasus menurun, dan mudahan terus menurun, pada saatnya juga kami akan hentikan. Kalau masih ada satu dua secara swadaya di kelurahan ada Kampung Tregginas, RT Siaga, kalau kasus menurun bisa dihendel mereka,” bebernya.

Karena paket sembako yang difasilitasi Basnaz Tarakan dibuat mengingat lonjakan kasus kemarin yang cukup signifikan. 

Ia melanjutkan realisasi per kelurahan yang didistribusikan saat ini masih di kisaran 20 paket. “Ada yang 20 paket lebih. Masih tinggi saya lihat. Nanti kami evaluasi, Kalau sudah menurun akan kami hentikan,” jelasnya.

Adapun 20 paket itu bisa per tiga hari sampai per minggu permintaannya. “Tergantung ada kasus baru. Dan permintaan paket isoman ini hanya sekali. Selama 14 hari itu mereka sekali saja dapat. Yang diminta mereka orang baru yang menjalani isoman,” bebernya.

Baca juga: Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19, Majelis Aswaja Serahkan Paket Sembako

Bentuknya dalam bentuk paket sembako yakni beras 10 kilogram, telur 60 butir atau sekitar 2 piring, lalu mie instan 2 kotak.

“Secukupnya sampai 14 hari. Dan yang tidak mampu saja dapat paketnya. Kapasitas Basnaz membantu orang tidak mampu. Seleksinya di kelurahan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved