Berita Kaltim Terkini
Proyek MYC Flyover Muara Rapak dan RSUD AWS Samarinda Diperkirakan Tidak Masuk Anggaran 2022
Tahun 2020 silam, Pemprov Kaltim berencana melanjutkan proyek multiyears contract (MYC) flyover Muara Rapak Balikpapan
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tahun 2020 silam, Pemprov Kaltim berencana melanjutkan proyek multiyears contract (MYC) flyover Muara Rapak Balikpapan.
Selain itu, proyek tahun jamak yaitu pembangunan dan penambahan fasilitas RSUD AWS Samarinda direncanakan masuk dalam anggaran tahun 2022.
Bahkan rencananya pembahasan MYC itu masuk dalam rapat Banggar DPRD Kaltim bersama TAPD Pemprov Kaltim dalam pembahasan APBD Perubahan tahun 2021 ini.
Nyatanya pembahasan, MYC itu tidak disinggung dalam rapat tersebut.
Sekretaris Provinsi Kaltim Muhammad Sa'bani, Senin (13/8/2021) mengatakan proyek MYC itu tidak masuk dalan rencana pembangunan pemerintah ke depannya.
Baca juga: Pembangunan Flyover Muara Rapak Balikpapan Belum Jadi Prioritas
Baca juga: Ungkap Kendala, Legislator Kaltim Janji Pembangunan Flyover Muara Rapak Balikpapan Mulai 2022
Baca juga: Pemprov Kaltim Bersikukuh Masukan Proyek MYC Pembangunan Flyover Muara Rapak dan RS AWS
Ada beberapa faktor yang menyebabkan pembangunan MYC terhenti. Pertama dikarenakan tidak ada kelengkapan berkas dokumen rencana teknis pembangunan.
Dokumen seperti amdal, kajian teknis, lahan, dan DED yang harusnya dilengkapi kurang lengkap. Bahkan ia menegaskan proyek tersebut tidak masuk fokus pembangunan ke depannya.
"Proyek itu tidak dilanjutkan lagi," ucapnya.
Ketua TAPD Kaltim itu menekankan dua proyek MYC itu juga tidak ada dalam rencana pembangunan Kaltim 2022 mendatang.
"2022 juga tidak ada lagi," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/berkas-myc-flyover-belum-lengkap.jpg)