Virus Corona di Samarinda
Walikota Andi Harun Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Masjid Raya Samarinda
Walikota Samarinda Andi Harun meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang berlangsung di Masjid Raya Darussalam Samarinda
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun meninjau vaksinasi Covid-19 massal yang berlangsung di Masjid Raya Darussalam Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (13/9/2021).
Dalam peninjauan tersebut, walikota Andi Harun memberi pesan kepada penyelenggara vaksinasi, umumnya kepada seluruh penyelenggara yang akan menggelar vaksinasi di Samarinda untuk memperluas cakupan vaksin yang diberikan.
Walikota Andi Harun mengatakan penyelenggara vaksin harus memprioritaskan warga masyarakat yang hingga saat ini belum mendapatkan akses vaksin.
"Saya tegaskan kepada setiap penyelenggara vaksinasi harus memprioritaskan cakupan target vaksin seperti lansia, pra lansia dan usia di atas 50 tahun," terang Andi Harun pada kegiatan yang dilaksanakan di pelataran masjid Raya Darussalam tersebut.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Samarinda Terus Mereda, Sisa Kecamatan Samarinda Ulu Masuk Zona Merah
Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, 1.037 Pelajar SMPN 1 Samarinda Disuntik Vaksin Covid-19
Baca juga: Walikota Andi Harun Tinjau Vaksinasi Pelajar di SMPN 1 Samarinda
Selain itu walikota juga berpesan agar penuelenggara vaksinasi benar-benar memperhitungkan paket penyuntikkan vaksin per orang.
"Pencatatan jumlah vaksin juga harus diperhatikan, agar data masyarakat yang sudah divaksin bisa terintegrasi dengan baik dan efisien," ungkapnya lebih lanjut.
Sementara itu vaksinasi di Masjid Raya Darussalam Samarinda menyasar masyarakat umum dengan target sasaran vaksin kepada 1000 orang yang dilaksanakan dalam dua hari.
Pembina Yayasan Masjid Raya Darussalam, Farid Wadjdy menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi kali ini tidak membatasi siapapun golongan yang ingin mendapatkan vaksin.
Baca juga: PPKM Kota Samarinda Turun Level 3, Walikota Andi Harun Beri Sinyal Digelar PTM Terbatas
"Kami buka pendaftarannya secara online, siapapun yang mendaftar kami terima, hari ini kita berikan 500 vaksin supaya bisa selesai sebelum shalat Zuhur," ucap mantan Wakil Gubernur Kaltim tersebut.
Farid juga menyatakan kesiapan pihak yayasan untuk ikut serta membantu pemerintah kota Samarinda dalam percepatan perluasan cakupan vaksinasi.
Baginya, pihak Masjid Raya Darussalam tidak mempermasalahkan vaksin apapun yang diberikan untuk disuntikkan pada penyelenggaraan vaksinasi tersebut.
"Kami siap menerima vaksin apa saja yang diberikan, karena ini situasi kedaruratan, vaksin kita terbatas dan yang membutuhkan vaksin banyak, jadi kita terima apapun vaksinnya," tegas Farid Wadjdy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/meninjau-vaksinasi-covid.jpg)