Breaking News:

Virus Corona di Paser

Bupati Paser Minta Operasi Yustisi Kedepankan Aspek Humanis, Sanksi Administrasi tak Berlaku

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli meminta Tim Operasi Yustisi untuk tetap bersikap humanis, ramah dan santun kepada masyarakat saat menunaikan tugas

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat memimpin jalannya rapat Evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Paser, yang berlangsung di ruang Sadurengas, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Rabu (15/9/2021).TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Pada  rapat evaluasi Satgas Covid-19, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli meminta Tim Operasi Yustisi untuk tetap bersikap humanis, ramah dan santun kepada masyarakat saat menunaikan tugas.

Harapannya agar tidak lagi terjadi tindak kekerasan yang memicu amarah publik, seperti yang terjadi baru-baru ini.

"Karena itu dalam operasi yustisi, petugas cukup berikan himbau. Kalau ada warga kita ada yang tidak pake masker, diberikan pemahaman saja dan berikan masker," imbuh Fahmi, saat memimpin jalannya rapat, di ruang Sadurengas Pemkab Paser, Rabu (15/9/2021).

Disamping itu, Satgas Covid-19 juga diminta harus tetap tegas karena saat ini di Kabupaten Paser masih pada masa Pandemi Covid-19.

Kedepannya, harapan Bupati Paser tidak lagi memperlakukan denda pada masyarakat, melainkan cukup memberikan himbauan terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca juga: Anggota Satgas Covid-19 Paser Bantah Ada Penganiayaan Terhadap Pengendara Saat Operasi Yustisi

Baca juga: PPKM Level 4 di Kutim Diperpanjang, Penyekatan Dalam Kota jadi Kegiatan Yustisi

Baca juga: Nasib Terkini Anak Anggota DPRD Samarinda yang Acungkan Jari Tengah ke Petugas saat Operasi Yustisi

"Dalam operasi yustisi yang akan dilaksanakan kedepannya, tidak akan ada lagi denda administrasi," kata Fahmi.

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengedepankan dan mematuhi Prokes.

"Saya selaku kepala daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi dan menjalankan prokes dimana pun saat beraktivitas di luar rumah," imbuhnya.

Ia juga menyentil Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser untuk selalu proaktif dalam menekan trjadi penyebaran Covid-19.

Diantaranya, selalu berkordinasi ke Provinsi terkait kebutuhan vaksin, begitupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya agar tidak lengah dalam penanganan Covid-19.

Sejauh ini, pemerintah daerah bersama berbagai unsur terus berupaya memberikan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Paser secara bertahap sesuai dengan ketersediaan jumlah vaksin yang tersedia.

"Semoga dengan vaksinasi dapat membentuk kekebalan tubuh (herd immunity) bagi masyarakat Kabupaten Paser," jelasnya.

Baca juga: Anak Anggota DPRD Hina Petugas saat Digelar Operasi Yustisi, Hati-Hati Bisa Dijerat Pasal 316

Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesra Romif Erwinadhi, mempertegas apa yang disampaikan Bupati Paser, bahwa kedepan kegiatan penegakan operasi yustisi, harus mengedepankan aspek humanis.

"Bupati bilang tidak ada denda bagi masyarakat, jika ada pelanggar akan diberikan masker," kata Romif. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved