Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Jargas Metana di TPA Manggar Balikpapan Diperluas, Bisa Dipakai Masak, Lebih Irit dari Elpiji

Pemerintah Kota Balikpapan menjalin kerja sama dalam pengolahan sampah menjadi gas metana. Kerja sama itu dilakukan oleh Pemerintah Kota Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Walikota Balikpapan Rahmad Masud menyulut api yang merupakan sumber dari gas metana di sekitar wilayah TPA Manggar Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan menjalin kerja sama dalam pengolahan sampah menjadi gas metana.

Kerja sama itu dilakukan oleh Pemerintah Kota Balikpapan dengan Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Terhitung, ratusan kepala keluarga (KK) di sekitar TPA Manggar, bisa memanfaatkan gas metana untuk keperluan masak maupun penerangan.

Walikota Balikpapan Rahmad Masud berharap pemanfaatan gas metana bisa lebih dikembangkan sehingga semakin dinikmati masyarakat.

"Limbah gas metanol menjadi produktif bagus untuk peneraran lampu, digunakan masak, jadi bermanfaat,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Gelar Webinar Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Bersama FKIP Unmul, PHM Beberkan Inovasi Pertakultur

Baca juga: Gelar Webinar Bagi Mahasiswa Unmul Samarinda, PHM Angkat Isu CSR Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Baca juga: PT PHM Periksa Kadar Gas di Waduk Telagasari Balikpapan, Tidak Ada Indikasi Kandungan Berbahaya

Sementara itu, PHM juga berencana memperluas bantuan infrastruktur bagi warga sekitar TPA Manggar, khususnya dalam rangka pemanfaatan gas metana (CH4) untuk memasak maupun penerangan.

“Capaiannya masih 120 dari total 640 KK. Saya harapkan ini bisa direplikasi terus dengan beberapa program lain,” kata GM PHM Agus Amperianto.

Ia menjelaskan, PHM telah melakukan program perluasan jaringan pipa gas metana sejak tahun 2018.

Pihaknya saat ini menunggu usulan kembali Pemerintah Kota Balikpapan untuk KK yang menjadi prioritas sambungan baru.

Menurutnya, pemanfaatan gas metana yang dialirkan ke rumah warga akan lebih meringankan, ketimbang menggunakan gas elpiji.

“Nilai perekonomiannya lebih menguntungkan, dengan gas metana warga bisa hemat. Saya berharap bisa meluas ke sejumlah KK lain seperti saran Walikota," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved