Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Kebut Capaian Vaksin Corona, Satgas Covid-19 Balikpapan Targetkan 50 Persen Pekan Ini

Walikota Balikpapan, Rahmad Masud menargetkan capaian vaksinasi di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi masyarakat Kota Balikpapan mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 di gedung BSCC Dome, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan, Rahmad Masud menargetkan capaian vaksinasi di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, berada di angka 50 persen pekan ini.

Ia mengaku, optimistis dan mengimbau kepada masyarakat yang sudah mendaftar agar datang ke tempat penyuntikan vaksin.

"Kita imbau partisipasi warga benar-benar mendapatkan undangan untuk bisa hadir. Target kita bahkan kalau bisa akhir tahun ini sudah 80 persen,” ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Rabu (15/9/2021).

Untuk itu, pemerintah Kota Balikpapan terus melakukan sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Jika Terkonfirmasi Positif Covid-19 Saat Test SKD CPNS 2021, BKPSDM Balikpapan Ajukan Jadwal Ulang

Baca juga: 83 SMP di Balikpapan Gelar Simulasi Ujian Tatap Muka, 45 Siswa Jadi Sampling Tiap Sekolah

Baca juga: Kejar Target Herd Immunity bagi Umat Nasrani di Balikpapan, BKSGB Gelar Vaksinasi Anggota Gereja

Berdasarkan data, capaian vaksinasi hingga saat ini baru sekitar 42,7 persen.

Sehingga masih dibutuhkan percepatan demi tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Kita terus bersinergi. Minggu ini ada vaksin bantuan dari Apindo sebanyak 2.500 dosis, kemudian dari Muhammadiyah mendapat jatah 7.000 dosis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Dengan tambahan dosis tersebut, lanjut Wanita yang akrab disapa Dio itu, maka dalam pekan ini capaian vaksinasi untuk dosis pertama sudah bisa menyentuh angka 50 persen.

“Kita butuh 7,3 persen untuk capai 50 persen. Setiap hari kita bisa menaikkan 1 sampai 2 persen," ungkapnya.

Apalagi vaksin Apindo dan Muhammadiyah sudah ada di gudang.

"Jadi stok vaksin sudah tersedia,” ujar Dio. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved