Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Dalam Sidang Mahkamah Golkar, Saksi Pemohon Akui DPD Tak Pernah Bahas PAW Makmur HAPK di Rapat Pleno

Sidang Mahkamah Partai Golkar berakhir Jumat (17/9/2021) pukul 19.00 WITA. Dalam sidang tersebut membahas tentang permasalahan pergantian Ketua DPRD

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Suasana aula rumah jabatan Ketua DPRD Kaltim, Jumat (17/9/2021). Sidang lanjutan PAW Ketua DPRD Kaltim terus berlangsung. Sidang dilakukan secara offline maupun online. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang Mahkamah Partai Golkar berakhir Jumat (17/9/2021) pukul 19.00 WITA.

Dalam sidang tersebut membahas tentang permasalahan pergantian Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK.

Dalam sidang tersebut tiga saksi dari pemohon maupun termohon dihadirkan.

Pemohon dari Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK merupakan pengurus harian di DPD Golkar Kaltim.

Syahrir Basran selaku Wakil Ketua Bagian Pendidikan dan Kebudayaan DPD Golkar Kaltim menyebut pergantian Ketua DPRD Kaltim harus melalui rapat pleno internal partai.

Baca juga: Jadwal Sidang Sengketa Ketua DPRD Kaltim, Pihak Makmur HAPK akan Tunjuk Beberapa Saksi

Baca juga: Dengan Nada Tinggi, Ketua Fraksi Golkar Tegaskan PAW Ketua DPRD Kaltim Tetap Jalan

Baca juga: Dicecar Hakim Soal Alasan PAW Makmur HAPK, Ketua Fraksi Golkar Tak Bisa Jelaskan secara Detail

Namun selama ini pihaknya tidak pernah ada satupun rapat pleno membahas hal tersebut.

"Tidak bisa. Paling tidak diklarifikasi terlebih dahulu. Harus di bawah pleno baru diusulkan DPP," katanya.

Sementara itu Adlansyah selaku Wakil Sekretaris Bidang Kerohanian DPD Golkar Kaltim mengatakan, hampir seluruh rapat DPD yang digelar ia menyempatkan hadir dalam rapat tersebut.

Dari seluruh rapat pengurus maupun rapat pleno yang ia ikuti, Adiansyah mengaku tidak pernah ada rapat yang membahas rencana pergantian Ketua DPRD Kaltim.

"Seingat saya tidak pernah ada mengenai PAW. Sedangkan pergantian AKD (Alat Kelengkapan Dewan) ada pernah dengar," katanya, menjawab pertanyaan majelis hakim persidangan.

Seingat dia, rapat pergantian AKD dilakukan pada 26 Mei 2021.

Pada rapat pergantian AKD tersebut hanya membahas pergantian Ketua Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan lainnya.

Baca juga: Surat Keberatan Makmur HAPK Diterima Panitera Mahkamah Partai Golkar, Kuasa Hukum Siapkan Bukti Kuat

Adiansyah mengaku tidak pernah ada rapat yang membahas pergantian ketua dewan.

"Tidak, rapat itu hanya pergantian komisi dan alat kelengkapan dewan, bukan pimpinan," ucapnya tegas. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved