Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Camat Sambutan Samarinda Tinjau Kesiapan Sekolah Jelang PTM, Pastikan Westafel Dekat Pintu Kelas

Sebanyak 54 sekolah di Kota Samarinda akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Senin (20/9/2021) mendatang

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Camat Sambutan, Yosua Laden bersama Muspika meninjau langsung kesiapan sekolah dalam menyambut PTM mendatang, Sabtu (18/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/HO/Humas Kecamatan Sambutan 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Sebanyak 54 sekolah di Kota Samarinda akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Senin (20/9/2021) mendatang.

Dari 54 sekolah tersebut, sekolah di Kecamatan Sambutan menjadi salah satu wilayah yang direkomendasikan untuk PTM terbatas.

Untuk itu, Camat Sambutan bersama TNI Polri, serta Satgas Covid-19 turun langsung meninjau kesiapan sekolah di wilayah tersebut untuk melaksanakan PTM.

"Hari ini ada empat sekolah yang kita datangi khususnya daerah Makroman, terkait kesiapan mereka dalam pelaksanaan tatap muka nantinya," buka Camat Sambutan, Yosua Laden saat dikonfirmasi TribunKaltim.Co, Sabtu (18/9/2021).

Ia menjelaskan, meski kawasan tersebut bisa dikatakan terpencil. Namun Ia meyakinkan bahwa empat sekolah itu sangat siap dalam menyambut PTM.

Hal itu terlihat jelas dari ketersediaan westafel di depan pintu setiap kelas, juga air yang dipastikan mengalir.

Baca juga: Minimalisir Risiko Terpapar Covid-19 Selama PTM di Malinau, Siswa Diusulkan tak Bawa Uang Saku

Baca juga: Vaksin Covid-19 Bagi Pelajar Terus Digenjot, Pemkab Kukar Siapkan PTM Menuju Level 3

Baca juga: Bupati Bonifasius Belawan Geh Pimpin Rakor Persiapan PTM Mahulu, Hanya Buka di Zona Hijau

"Kita juga sudah memastikan semua sekolah kita (di Kecamatan Sambutan) memiliki lingkungan yang bersih, ventilasi udara terbuka, UKS ada, toilet bersih dan bangku belajar yang tidak terlalu berdempetan," terangnya.

Oleh karena kesiapan tersebutlah, Yosua Laden mengaku sangat optimis sekolah di Kecamatan Sambutan siap untuk pelaksanaan PTM.

Kendati demikian, Ia berharap agar pihak sekolah tidak lupa bahwa semua masih dalam masa pandemi.

Oleh sebab itu, ditegaskannya bahwa setiap guru dan tenaga pendidik harus menjadi percontohan bagi anak-anak didik mereka.

"Bagaimana cara menggunakan masker yang benar dan mematuhi prokes. Apalagi yang kita hadapi adalah anak-anak yang cenderung mengikuti apa yang kita lakukan," jelasnya.

"Tidak hanya guru, tetapi kita juga mengingatkan para orangtua murid, bahwa prokes tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi di lingkungan rumah juga," tegasnya.

Baca juga: 54 Sekolah di Samarinda Direkomendasikan untuk Gelar PTM Terbatas

Untuk pengawasan pelaksaan PTM sendiri, Yosua Laden memastikan akan dilakukan secara berkala oleh Satgas Covid-19 Kecamatan dan Kelurahan.

"PTM adalah impian kita bersama. Oleh karena itu kami sangat berharap pihak sekolah dan orangtua bisa tetap taat prokes untuk mencegah kembalinya lonjakan Covid-19," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved