Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Kadisdik Sebut 22.000 Pelajar di Samarinda Belum Divaksin, Ingatkan Orangtua Beri Edukasi Anak

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang baru saja berlangsung di sekolah yang ditunjuk sejak Senin (21/9/2021) kemarin, telah meningkatkan kesadaran pelaja

Penulis: Nevrianto | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kegiatan Vaksinasi Goes To School OJK dan Kadin Kaltim digelar di Auditorium SMPN 1 Samarinda, Jalan Kadrie Oening Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (21/9/2021). Tak hanya pelajar, orangtua juga menemani sebagai wujud kesadaran memerangi Covid 19 dan upaya mewujudkan kekebalan komunal atau Herd Immunity. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang baru saja berlangsung di sekolah yang ditunjuk sejak Senin (21/9/2021) kemarin, telah meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya imunitas.

Hal ini terbukti saat acara Imunisasi Goes to School garapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur.

Warga tampak antusias mendatangi lokasi vaksinasi massal untuk siswa-siswi di Auditorium SMPN 1 Samarinda, Selasa (21/9/2021).

Antrean peserta vaksinasi ini menyebabkan arus lalu-lintas agak macet, kendaraan berjalan merayap di Jalan Kadrie Oening.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin menanggapi antusiasme warga terhadap kegiatan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac.

Baca juga: SEMMI Kukar Beri Vaksinasi Covid-19 ke Mahasiswa, Pelajar dan Masyarakat Umum

Baca juga: Kadin Kaltim Gelar Vaksin Covid-19, Siapkan 4000 Dosis untuk Para Pelajar Mts di Samarinda

Baca juga: Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Wabup Kukar Tinjau Vaksinasi Pelajar

"Jadi vaksinasi massal sudah tahap ke-5 untuk vaksin pelajar di Kota Samarinda. Kebetulan hari ini ada 6 SMP Negeri dan 1 MTS negeri yang ikut vaksinasi massal.

Alhamdulilah 4.000 dosis vaksin yang datang, jadi sasarannya 8.000 orang karena orangtua ikut hadir juga mendampingi anak mereka.

Kita ambil sisi positifnya saja bahwa ada kesadaran masyarakat untuk meningkatkan imunitas dan kami berharap ada ketersediaan vaksin untuk pelajar, direkomendasikan ada sinovac. Mudah-mudahan bisa berkurang siswa yang belum vaksin," katanya.

Sementara itu pelajar di Samarinda terdapat 10.000 orang yang sudah divaksin .

"Masih ada 22.000 siswa masih yang perlu kita vaksin dan itu harus dikalikan 2 karena ada tahap 1 dan tahap 2.
Walaupun bukan jadi syarat utama PTM, tapi alangkah baiknya divaksin sehingga imunitas sudah bagus diharapkan lebih bagus lagi," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved