Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Wabup Kukar Tinjau Vaksinasi Pelajar

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin meninjau vaksinasi massal bagi pelajar yang dilaksanakan secara serentak oleh Badan Intelijen

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Wabup Rendi Solihin didampingi Sekda Sunggono meninjau vaksinasi pelajar di SMA Negeri 1 Tenggarong. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin meninjau vaksinasi massal bagi pelajar yang dilaksanakan secara serentak oleh Badan Intelijen Negara (BIN) di 10 provinsi di Indonesia.

Salah satunya adalah Kukar yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Tenggarong pada tengah pekan tadi.

Vaksinasi serentak tersebut diperuntukan bagi 3 ribu pelajar di Kukar terbagi dua tempat, SMA Negeri 1 Tenggarong 1.500 orang dan Stadion Aji Imbut 1.500 orang.

Baca juga: Bupati-Wabup Ikuti Pembekalan Kepemimpinan, Mendagri: Jadi Pemimpin Kuat Harus Miliki Tiga Syarat

Pemberian vaksin di SMA Negeri 1 Tenggarong dipantau oleh Presiden Joko Widodo secara virtual.

Kemudian Presiden Joko Widodo melakukan tanya jawab dengan pelajar.

Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin saat diwawancara mengatakan, Pemkab Kukar mendukung apa yang telah dilakukan BIN.

Menurutnya, Pemkab Kukar sangat terbantu untuk mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Dengan vaksinasi bagi pelajar ini kita sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) agar bisa secepatnya dilakukan. Saat ini kita masih berada di level 4. Kalaupun sudah berada di level 2 mungkin akan dilakukan PTM, tapi hanya untuk daerah zona hijau yang tidak ada lagi terdapat kasus aktif Covid-19, atau di daerah yang sulit dijangkau jaringan internet akan coba dilakukan PTM," ucapnya didampingi Sekda Sunggono.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Desa Purwajaya, Wabup Apresiasi Antusiasme Warga

Menurutnya, sejauh ini di Kukar yang terjangkau vaksin baru 28 persen atau 158 ribu jiwa dari dari 570 ribu jiwa.

"Kami harap vaksinasi terus dilakukan agar PTM bisa dilakukan secepatnya," harapnya.

Ditambahkan Sekda Sunggono, target yang diinginkan Kabupaten Kukar sebenarnya ingin semua bisa divaksin.

Namun pemberian vaksin ada batasan usia dan terkendala dengan ketersediaan.

"Kami akan ikuti instruksi dari pemerintah pusat," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved