Berita Berau Terkini

Sektor Pariwisata Masih jadi Opsi untuk Dongkrak Pendapatan Kabupaten Berau

Anggaran Pendapatan Belanja Derah (APBD) Kabupaten Berau hingga tahun 2024 nanti diproyeksikan mencapai Rp 2 triliun.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Plt Bapelitbang Berau, Agus Wahyudi, beberkan, Anggaran Pendapatan Belanja Derah (APBD) Kabupaten Berau hingga tahun 2024 nanti diproyeksikan mencapai Rp 2 triliun, Selasa (21//9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Anggaran Pendapatan Belanja Derah (APBD) Kabupaten Berau hingga tahun 2024 nanti diproyeksikan mencapai Rp 2 triliun.

Hal ini sesuai dengan bahasan RPJMD Tahun Anggaran 2021 sampai 2024.

Pemkab Berau melalui Plt Bapelitbang Berau, Agus Wahyudi mengakui kemungkinan angka itu, sangat dapat terwujud dengan memanfaatkan pariwisata Berau.

Kendati pada tahun 2022, pihanya mengakui kemungkinan besar APBD hanya ada diangka Rp 1,5 triliun jika mengandalkan anggaran murni.

Baca juga: Harga Batu Bara Anjlok, APBD Berau Diproyeksikan Turun Rp 170 Miliar

Baca juga: APBD Berau Tembus Rp 3,4 Triliun, Pemkab Berau Bangun Rumah Sakit

Baca juga: Sampaikan Raperda Pelaksanaan APBD Berau 2019, Muharram: WTP Hasil Kerja Keras Kita Semua

Belum berasal dari anggaran lain, contohnya seperti Bankeu maupun DAK Fisik.

Namun, saat ini bagi Agus, Pemkab Berau harus melihat realita di tengah Pandemi Covid-19. Sebab menurut dia PAD juga hanya berperan sebesar 10 persen dari total anggaran yang ada.

“Kita kan paling besar dari anggaran bagi hasil, tapi sudah dari beberapa tahun sebelumnya, Berau mencoba beralih pada sektor Pariwisata,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (21/9/2021).

Begitu juga anggaran Berau berasal dari keuntungan bunga bagi hasil dengan kerjasama dengan bank daerah.

Baca juga: APBD Berau Defisit Rp 897 Miliar

Menurutnya, wacana pengalihan pendapatan daerah melalui Pariwisata masih harus digodok dengan benar.

Hal itu juga menjadi peluang, lantaran Kabuoaten Berau sangat berpotensi mengembangkan industri pariwisata

“Kita dorong kembali pariwisata Berau, ada memang wacana untuk mendorong pertanian dalam arti yang luas," tegas Agus. 

"Tapi pariwisata bisa sangat dimanfaatkan apalagi dengan adanya wacana Ibu Kota Negara,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved