Breaking News:

Lawan Corona

Instruksi Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Kaltim Siap Mendukung Vaksinasi Covid-19

Jajaran TNI-Polri terus menggenjot melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sesuai dari Kapolri dan Panglima TNI.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Suasana kegiatan vaksinasi oleh AKABRI angkatan 1996 di BSCC Dome Balikpapan, Kamis (23/9/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Jajaran TNI-Polri terus menggenjot vaksinasi karena adanya instruksi dari Kapolri dan Panglima TNI.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mengungkapkan, TNI-Polri diwajibkan untuk aktif menyokong percepatan vaksinasi.

"Jadi perintah Kapolri dan Panglima TNI, setiap angkatan di TNI dan Polri itu harus aktif membantu melaksanakan akselerasi vaksinasi," tegas Herry, Kamis (23/9/2021).

Kata Herry, dalam satu hari, TNI-Polri menargetkan vaksinasi sebanyak 2,3 hingga 2,5 juta dosis.

Tidak semata oleh TNI-Polri, lanjut Herry, termasuk tiap angkatan di tubuh TNI-Polri.

Baca juga: Akhirnya Terjawab Vaksin yang Lebih Ampuh, Moderna atau Pfizer? Pakar: Tak Perlu Panik Covid-19 Lagi

Baca juga: Binda Kaltim Gelar Vaksinasi Massal bagi Pelajar di PPU selama 3 Hari

Baca juga: Gelar Vaksinasi Door to Door, Binda Kaltim Siapkan 2.000 Dosis Vaksin untuk Warga Desa Senaken Paser

Seperti yang digelar oleh AKABRI angkatan 1998 dan 1996 belakangan di Balikpapan. 

Hari ini, angkatan 1996 diketahui menggelar vaksinasi di BSCC Dome Balikpapan, Kamis (23/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, masyarakat umum menjadi sasaran. Dimana dosis vaksin yang disiapkan sebanyak 2500 dosis.

Menurut Herry, kegiatan yang diselenggarakan sejak pukul 13.00 Wita tersebut, berjalan lancar. Bahkan animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti vaksinasi.

"Bahkan sempat ada yang nunggu karena sempat pengambilan vaksin," imbuh Herry.

Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Tinjau Vaksinasi Covid-19 dari DPP Ikapakarti Kaltim

Disinggung jenis vaksin, kali ini ada 2 jenis vaksin yang disiapkan, yakni sinovac dan astrazenecca.

"Ini ada 2. Ada sinovac, ada astrazeneca. Rata-rata suntikan pertama," tukas Herry. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved