Gadis Kutim Ditemukan Meninggal
Keluarga Juwanah Bantah Korban Pacaran dengan Pelaku yang Berprofesi sebagai Sopir Kantor
Sinta, sepupu korban, mengklarifikasi bahwa tidak ada hubungan spesial apalagi sampai berpacaran antara pelaku Rendi dengan Juwanah.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy |
"Barang-barang berharga milik korban tidak ada yang hilang (di kontrakan). Hanya perhiasan yang ada di tubuh korban saja (hilang)," ucap Aipda Harry Cahyadi.
Aipda Harry Cahyadi saat olah TKP didampingi suami korban yang tidak ingin diwawancarai saat ditemui awak media yang hadir.
Informasi yang didapat dari sumber terpercaya reporter TribunKaltim.co di lapangan, bahwa suami korban Juwanah sempat melakukan panggilan video, sebelum akhirnya perempuan cantik ini menghilang tanpa kabar.
Baca juga: BREAKING NEWS Gadis Muara Ancalong Kutim yang Hilang Ditemukan tak Bernyawa, Diduga Korban Kejahatan
Momen itu terjadi pada tanggal 6 September 2021 persisnya jam 15.00 WITA, dan Juwanah sendiri saat itu sedang berada di kantor tempatnya bekerja, di bilangan kompleks Mal Lembuswana.
Lalu pada malam sekira pukul 21.00 WITA, korban juga diungkapkan sempat menelpon suaminya namun tidak sempat terangkat, lalu mengirim pesan singkat sebelum ponsel korban tidak aktif.
Keesokan harinya pada 7 September 2021, barulah sang suami mengetahui Juwanah menghilang dari keluarganya.
Kecemasan suami Juwanah makin menjadi setelah putusnya komunikasi, hingga pesan singkat yang dikirim tak kunjung mendapat balasan.
Sang suami bertolak dari Bengalon menuju Samarinda, setelah mendapat kabar dari sepupu korban bahwa di rumah kontrakan yang didiami, Juwanah juga tidak berada di tempat.
Hingga pada 8 september 2021 kejanggalan terjadi, korban melakukan komunikasi ke teman kantor dan suaminya dengan membalas satu persatu pesan yang masuk.
Di sini, pesan singkat yang masuk ke sang suami mengabarkan bahwa korban Juwanah pulang kampung ke Muara Ancalong karena ibunya sakit.
Padahal sang suami melakukan komunikasi intens ke ibunya semenjak dikabarkan hilang dan ibunya tidak dalam keadaan sakit.
Sang suami juga curiga dengan pesan singkat yang didapat, lantaran cara mengetik pesan tersebut tidak seperti yang biasa Juwanah lakukan saat berkomunikasi dengannya.
Baca juga: Proses Autopsi Tulang Belulang Juwanah, Forensik Cocokkan dengan DNA Orangtua, Pastikan Jasad Julia