Berita Nasional Terkini

LENGKAP KLARIFIKASI AY Nasution Soal 3 Patung Penumpasan PKI di Kostrad yang Disebut Gatot Nurmantyo

Ini klarifikasi Letjen (purn) Azmyn Yusri Nasution atau AY Nasution seputar permintaannya untuk pindahkan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad

Editor: Doan Pardede
tni.mil.id
Letjen (purn) Azmyn Yusri Nasution atau AY Nasution memberikan klarifikasi seputar permintaannya untuk pindahkan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad,yakni patung Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo. Klarifikasi AY Nasution ini terkait penyataan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menyinggung seputar pemindahan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad yang membuat heboh 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah klarifikasi Letjen (purn) Azmyn Yusri Nasution atau AY Nasution seputar permintaannya untuk pindahkan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad.

Klarifikasi AY Nasution ini terkait penyataan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menyinggung seputar pemindahan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad yang membuat heboh,

Letjen Purnawirawan Azmyn Yusri Nasution akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemindahan diorama patung penumpasan PKI dari Museum Dharma Bhakti Markas Kostrad.

Baca juga: NEWS VIDEO Profil Singkat Mayjen TNI Dudung Abdurracman, Pria Bandung Itu Kini Jadi Pangkostrad

Baca juga: Pengamat Bongkar 2 Misi Gatot Nurmantyo Mainkan Isu Komunis, Sebut TNI Disusupi Paham Komunis

Baca juga: Tanggapi Tudingan Gatot Nurmantyo Soal Komunisme di Tubuh TNI, Panglima Sebut Tidak Mau Berpolemik

Azmyn menegaskan, pemindahan patung tersebut murni atas permintaannya pribadi.

Karena dulu memang ia yang memiliki inisiatif untuk membuat patung tersebut saat ia masih menjabat sebagai Pangkostrad.

Permintaan pemindahan patung disampaikan kepada Pangkostrad, Letjen Dudung Abdurachman saat Azmyn bersilaturahim ke Markas Kostrad pada 30 Agustus 2021 kemarin.

AY Nasution, Pangkostrad di era Presiden SBY yang minta pembongkaran patung Soehaerto dkk
Letjen (purn) Azmyn Yusri Nasution atau AY Nasution memberikan klarifikasi seputar permintaannya untuk pindahkan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad,yakni patung Jenderal TNI AH Nasution (Menko KSAB), Mayjen TNI Soeharto (Panglima Kostrad), dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo. Klarifikasi AY Nasution ini terkait penyataan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menyinggung seputar pemindahan 3 patung penumpasan PKI di Museum Kostrad yang membuat heboh,(tni.mil.id)

"Ya betul tanggal 30 Agustus saya datang ke sana bersilaturahim, sekaligus menyampaikan keluhan saya tentang patung. Saya sampaikan begini, saya beritahu kepada beliau."

"Bahwa dulu disaat saya menjabat bahwa sayalah yang berinisiatif membuat patung itu. Sebelumnya patung itu tidak ada, itu tiga buah patung, tiga jenderal," kata Azmyn dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (30/9/2021) seperti dilansir Tribunnews.com di artikel berjudul KLARIFIKASI AY Nasution Soal Permintaannya untuk Pindahkan 3 Patung Penumpasan PKI di Museum Kostrad.

Lebih lanjut Azmyn mengaku alasannya meminta untuk memindahkan patung tiga jenderal itu murni atas alasan agama.

Pasalnya menurut sepengetahuan Azmyn, di dalam Agama Islam dilarang untuk menyimpan patung karena akan mendapat dosa besar.

Baca juga: 4 Tokoh Militer yang Layak Jadi Capres, Ada Prabowo, Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa, Bagaimana AHY?

Permintaan Azmyn itu pun direspon positif oleh Letjen Dudung.

"Saya sampaikan kepada Pak Dudung, usia saya sudah 60 tahun, kemudian setelah tua ini saya banyak merenung diri, banyak mendengar ceramah, banyak membaca buku tentang Agama Islam."

"Di dalam Agama Islam ini, sangat dilarang untuk dibuat patung, menyimpan patung, apalagi yang berinisiatif membuatnya, itu dosanya sangat besar. Ini menganggu pikiran saya, sehingga saya sampaikan kepada Pangkostrad, Alhamdulillah direspon positif," terang Azmyn.

Gatot Nurmantyo Dituding Jualan Isu Komunis Menjelang 30 September

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved