Breaking News:

Mahulu

SKD CPNS Mahulu Dilaksanakan 4 Oktober di Kubar, Sebanyak 1.013 Peserta Berebut 369 Formasi

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahulu Wenefrida Kayang, mengungkapkan, kendala utama di Mahulu adalah jaringan internet

HMS/ADV
Pertimbangan keandalan jaringan internet yang belum memadai, maka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) bakal dilaksanakan pada 4 Oktober mendatang, di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. HMS/ADV 

UJOH BILANG - Pertimbangan keandalan jaringan internet yang belum memadai, maka pelaksanaan SKD penerimaan CPNS lingkup Pemkab Mahulu bakal dilaksanakan 4 Oktober mendatang, di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahulu Wenefrida Kayang, mengungkapkan, kendala utama di Mahulu adalah jaringan internet.

"Karena itu atas arahan dari pansel (panitia seleksi) pusat, kami akan melaksanakan seleksi di Kubar. Ini juga sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Kubar," terangnya.

Untuk pelaksanaanya di gedung SMK N 1 Melak, Kutai Barat. Dan persiapan sejauh ini sudah maksimal. Termasuk koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Mahulu melalui Tim Gerak Cepat (TGC) penanganan Covid-19 Mahulu, terkait prokes para peserta seleksi nanti. "Secara teknis nanti kita tetap selalu koordinasikan dengan Satgas dan TGC," tegas dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, karena pelaksanaan seleksi pada masa pendemi Covid-19, secara teknis nantinya tentu dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Termasuk pada pelaksanaan SKD yang dimulai 4 Oktober 2021.

Baca juga: INFO CPNS Kaltim Terbaru, Tes SKD PPPK 2021 Mahulu Digelar di Kutai Barat, Tersedia 369 Formasi

Baca juga: Ratusan Peserta CPNS di Kubar Terancam Gagal karena Trouble Internet, BKN Berikan Sikap

Baca juga: Jaringan Internet di Kutai Barat Hilang Lagi, Ratusan Peserta CPNS Gagal Ikut Tes SKD

"Untuk teknis pelaksanaan SKD dengan prokes, sudah dikoordinasikan juga. Baik dengan Satgas di Mahulu maupun Kubar. Yang pasti dengan prokes ketat. Termasuk peserta dari sini yang akan ke Kubar nanti, harus mengikuti ketentuan buka tutup wilayah yang diterapkan," ujarnya.

Dari pemerintah pusat dalam hal ini BKN, jelasnya, sudah mewanti-wanti terkait jaringan internet. Sebab pelaksanaan SKD dengan sistem online melalui computer assisted test (CAT). Sehingga, harus didukung dengan jaringan internet yang berkualitas.

"Dari pusat sudah menyampaikan, kalau memang Mahulu mau melaksanakan seleksi CPNS, harus menyiapkan jaringan. Karena kami memang masih terkendala, maka solusinya dilaksanakan di Kubar," kata Wenefrida.

Dia menambahkan, pelaksanaan SKD yang difasilitasi oleh Pemkab Mahulu, khusus untuk seleksi CPNS. Sedangkan untuk seleksi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak) guru, sepenuhnya ditangani oleh pusat, melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. "Untuk PPPK guru, sekaligus mengumunkan kepada masyarakat. Untuk teknis lainnya semua dari kementerian," kata Wenefrida lagi.

Baca juga: CPNS Kubar, Jaringan Internet Alami Gangguan Koneksi, Ribuan Peserta SKD Panik dan Keluar Ruangan

Sekadar mengingatkan, Pemkab Mahulu melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan kembali membuka peluang putra-putri terbaik membangun daerah.

Proses seleksi sudah dimulai dengan pendaftaran melalui online sejak bulan lalu. Sesuai data di panitia seleksi (pansel) daerah, setidaknya ada 1.013 pelamar yang akan mencoba peruntungan sebagai ASN di lingkup Pemkab Mahulu. Sesuai kuota yang diberikan, saat ini tersedia 369 formasi calon ASN. Terdiri dari 234 PPPK guru dan 135 CPNS (65 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis). (hms/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved