Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Petani di Malinau Usul Bantuan Alat Pertanian, Pengadaan Dianggarkan Tahun 2022

Kepala Desa Malinau Kota, Riemantan Najamuddin, menjelaskan sektor unggulan di Desa Malinau Kota meliputi sektor pertanian dan perikanan.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI
Lahan sawah kelompok tani di Sei Bengalun, Desa Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Kepala Desa Malinau Kota, Riemantan Najamuddin, menjelaskan sektor unggulan di Desa Malinau Kota meliputi sektor pertanian dan perikanan.

Menurutnya, daerah pertanian di Sei Bengalun merupakan lahan pertanian terbesar di Desa Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Pada anggaran tahun 2022, Pemerintah Desa Malinau Kota akan menggagas program peningkatan mutu pertanian.

"Tahun depan rencananya akan ada program bantuan pertanian dari pemerintah desa, seperti pengadaan perlengkapan pertanian seperti alat, benih dan herbisida," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (7/10/2021) sore.

Baca juga: Menanti Realisasi Program Rasda Plus Malinau, Petani Nilai Alsintan Pacu Produktivitas Pertanian

Baca juga: Studi Banding Raperda Pertanian, Bapemperda DPRD Samarinda Kunjungi Pemkab Sleman

Baca juga: Pengerjaan Jalan Desa Kuala Lapang Malinau Barat 90 Persen Selesai

Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com, kelompok tani Sei Bengalun membutuhkan peralatan pertanian penunjang untuk mengairi dan memudahkan pemanfaatan lahan pertanian.

Terkait permintaan tersebut, Riemantan Najamuddin memaparkan rencana pengadaan peralatan penunjang pada tahun anggaran berikutnya.

Dikarenakan pada tahun ini, porsi anggaran desa lebih banyak dialihkan untuk program penanganan Covid-19.

"Insyallah, tahun depan. Karena memang program ini sejalan dengan program unggulan Pemda dan Pemprov. Semoga bisa terealisasi," katanya.

Baca juga: KKP Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Formasi Didominasi Penyuluh Perikanan, Berikut Kualifikasinya

Lahan pertanian Sei Bengalun tersebut merupakan program percetakan lahan sawah yang diprogramkan TNI, dengan luas lahan sekira 340 hektare.

Babinsa Malinau Kota, Serka Susanto memaparkan jumlah keseluruhan lahan produktif di areal pertanian tersebut sekira 170 hektare yang digarap oleh 7 kelompok tani. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved