Terseret Ombak
BREAKING NEWS Dua Orang Terseret Ombak, Satu Ditemukan Tewas di Pantai Tanjung Jumlai Penajam
Peristiwa nahas dialami seorang anak berusia 10 tahun, Kholifah (10) yang beralamat di Jalan Gotong Royong RT 13 Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Pala
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Peristiwa nahas dialami seorang anak berusia 10 tahun, Kholifah (10) yang beralamat di Jalan Gotong Royong RT 13 Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Kholifah ditemukan tewas akibat terseret ombak saat berenang di Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD PPU, Marjani menjelaskan kronologi peristiwa nahas tersebut, sesuai informasi dari paman korban.
Awalnya mereka (keluarga korban) sebanyak empat mobil berangkat dari kota Samarinda untuk menghadiri acara keluarga di Desa Labangka, Kecamatan Babulu.
"Kemudian setelah acara di Desa Labangka mereka bermalam di tempat keluarganya di lokasi Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam," ujar Marjani, Sabtu (9/10/2021).
Baca juga: Pantai Parangtritis Yogyakarta Kembali Telan Korban, 4 Wisatawan Terseret Ombak, Satu Hilang
Baca juga: Seprianus Hilang Saat Bantu 2 Anak Terseret Ombak, Sedangkan Risno Umbu Meninggal
Baca juga: Liburan Jelang Akhir Tahun, Anggota Provos Polri Tewas Seusai Terseret Ombak Pantai Pangandaran
Lanjut Marjadi, pada Sabtu (9/10/2021) pagi hari rombongan keluarga hendak pergi ke Pantai Tanjung Jumpai untuk berenang. Namun nahas dua dari mereka saat berenang terseret arus.
"Adik kakak terseret arus air yaitu M Farhan Hamsah (19) dan adiknya Kholifah (10)," ujarnya.
Kemudian kakak dari Kholifah yaitu Farhan dapat diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas Petung. Namun atas nama Kholifah masih dalam pencarian saat itu.
"Pada pukul 08.32 Wita korban Kholifah sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini dibawa ke rumah keluarga korban di sekitar lokasi Tanjung Jumlai," pungkasnya. (*)