Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali Sebut Literasi Digital Menuju Masyarakat Cakap Wajib Dilakukan

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan, tantangan di ruang digital saat ini semakin besar dan telah menyentuh semua bidang kehidupan.

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
HO/Humas KTT
Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, seusai rapat koordinasi bersama Asisten Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Marsma TNI Sigit Priyono, di Pendopo Djaparudin, Kamis (7/10/2021) lalu (HO/Humas KTT) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan, tantangan di ruang digital saat ini semakin besar dan telah menyentuh semua bidang kehidupan.

Baik politik, pemerintahan, ekonomi, sosial-budaya, dan pendidikan. Menyikapi tantangan tersebut, dia sampaikan, literasi digital menuju masyarakat cakap digital menjadi hal yang wajib dilakukan.

Literasi digital tidak hanya menuntut penguasaan teknologi, melainkan juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.

Hal ini menjadi tantangan penyelenggara pemerintahan untuk memberikan literasi kepada masyarakat, serta menyiapkan human resource digital demi terciptanya masyarakat yang cakap digital.

Dalam perspektif pendidikan, kata dia, guru sebagai komponen utama pendidikan, harus mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang perlu dilakukan di era digitalisasi saat ini.

Baca juga: Telkomsel Bakal Bangun 4 BTS di Tana Tidung, Infrastruktur jadi Kendala Utama

Baca juga: Atasi Blank Spot di Tana Tidung, Pemkab Bakal Fasilitasi Lahan Pembangunan BTS

Baca juga: Deputi Bidkor Kominfotur Kemenko Polhukam Kunjungi Tana Tidung, Rakor Infrastruktur Telekomunikasi

"Selain keahlian dan kecakapan mengajar, guru juga perlu melek dan cakap digital," ujarnya beberapa waktu lalu.

Guru harus memiliki mindset yang tumbuh dan terbuka, mampu beradaptasi dengan memanfaatkan platform-platform pendidikan saat ini, melakukan pembelajaran jarak jauh, menguasai teknik-teknik mengajar yang baru, menggunakan Learning Management System, dan lain sebagainya.

"Tantangan utama guru di era global dan serba digital saat ini, adalah mencetak lulusan yang berkemampuan menyelesaikan masalah kompleks, berpikir kritis-analitis, dan tetap berkarakter," katanya.

Orang nomor satu di Tana Tidung itu menuturkan, sebagai garda terdepan pencerdas generasi emas Indonesia, guru memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada peserta didik.

"Dengan membawa spirit inspirasi untuk Indonesia maju. Guru memberikan warna baru bagi geliat literasi dan pendidikan di tanah air," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved