Breaking News:

Berita Tana Tidung Terkini

Atasi Blank Spot di Tana Tidung, Pemkab Bakal Fasilitasi Lahan Pembangunan BTS

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan memberikan fasilitas pada provider-provider yang membangun base transceiver station.

Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Penyerahan cinderamata oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali kepada Asisten Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsma TNI Sigit Priyono, seusai pembukaan rapat koordinasi infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan memberikan fasilitas pada provider-provider yang membangun base transceiver station atau BTS di wilayah Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, sampaikan, telah menyiapkan sejumlah lahan untuk pembangunan BTS.

Hal itu dalam rangka pemenuhan dan pelayanan dasar bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung.

Dia sampaikan, pihaknya akan memberikan lahan yang menjadi aset desa secara gratis.

Baca juga: Deputi Bidkor Kominfotur Kemenko Polhukam Kunjungi Tana Tidung, Rakor Infrastruktur Telekomunikasi

Baca juga: Penajam Paser Utara Masih Ada 50 Titik Blank Spot, Pemkab Melapor ke Pusat

Baca juga: Targetkan 2023 Masalah Blank Spot di Paser Teratasi, Pemkab Bangun Tower Pemancar Sinyal

Untuk lahan, sudah memberitahukan kepada camat dan perangkat desa.

Itu sesuai dengan kebutuhan mereka. Itu sebagai sharing kepada provider yang akan mengerjakan.

"Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada kita, terutama anak-anak kita yang melaksanakan belajar dari rumah," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (7/10/2021).

Mantan Ketua DPRD Tana Tidung itu juga, telah memaparkan beberapa wilayah blank spot di Tana Tidung, seperti Desa Tengku Dacing, yang menjadi tanggung jawab provider Telkomsel.

Baca juga: Wabup Hendrik Sebut Generasi Muda Tana Tidung Berperan Penting Majukan KTT: FAD Wadah Aspirasi

"kemudian di Desa Sesayap Selor dan Maning. Terus berapa lagi di tahun 2022, sudah tuntaslah dari provider Telkomsel, Indosat, dan XL.

Sementara itu dia sampaikan, dengan banyaknya titik blank spot di Tana Tidung, tentu berdampak langsung terhadap urusan kepemerintahan.

Terutama dalam merealisasi program KTT Digital. Yang mana nantinya, semua laporan akan terintegrasi.

"Jadi nanti kepala desa ya mungkin dari Tengku Dacing di Kecamatan Tana Lia yang pisa pulau dengan kita, itu tidak perlu lagi melaporkan pencairan SP2 dan lain-lain dengan membawa fisiknya ke sini.

Baca juga: Bangun BTS di Akhir Tahun, Tempat Wisata Pulau Maratua akan Terlepas dari Wilayah Blank Spot

Cukup dengan menggunakan aplikasi yang langsung terkoneksi dengan BPKAD dan lain-lain," katanya.

Lebih lanjut, kedepan pihaknya juga merencanakan konsep Mall Pelayanan Terpadu.

"Kedepannya, kita akan punya konsep yang namanya Mall Pelayanan Terpadu. Itu sistem yang terintegrasi dengan digitalisasi yang terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved