Breaking News:

Berita Berau Terkini

Kawasan Kumuh di Kabupaten Berau Tersisa Satu Hektar, Target Rampung di 2022 Mendatang

Dinas Perkim Berau mencatat, saat ini kawasan kumuh tersisa sati hektar dari total sebelumnya di tahun 2017 yakni seluas 185 hektar.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Berau, Yudi Artangali.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

“Kategori kumuh ringan berada pada nilai 16 sampai 38, sedangkan untuk kumuh sedang berada antara 39 hingga 60, dan diatas 60 dikategorikan kumuh berat.

“Jadi kriteria kawasan kumuh ini ada penilaiannya secara terstruktur jangan sampai salah paham. Dari survey yang sudah dilakukan kita memiliki nilai dibawah 16 saat ini,”sambungnya.

Yudi melanjutkan untuk Kecamatan Tanjung Redeb itu bisa dinyatakan daerah yang tidak ada kawasan kumuhnya, karena berdasarkan penilaian berada dibawah 16, tetapi permasalahan yang biasa terjadi pada pemukiman kumuh masih ada.

Selama ini pendataan hanya terpusat di empat kecamatan kota, tapi untuk daerah yang berada di kecamatan lain tidak terdata.

Meski demikian, pihaknya tetap mencoba melakukan survei di Kecamatan Talisayan dan Batu Putih.

“Permasalahan yang muncul di kecamatan kota meski tidak masuk wilayah kumuh lagi yakni akses jalan gang yang masih rusak, atau masalah air bersih yang belum merata,”jelasnya.

Baca juga: Wakil Bupati Kunjungi Rumah Atlet Layar Kaltim asal Berau yang Sumbang Emas di PON Papua

Sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengentasan kawasan kumuh adalah pemukiman yang berada pada bantaran sungai.

Sebab, wilayah tersebut merupakan pemukiman ilegal, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan intervensi untuk melakukan pembenahan.

“Targetnya pada tahun 2022 kita bebas daerah kumuh,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved