Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Pasokan BBM Kosong di Sejumlah SPBU dan Pedagang Eceran, Warga Kutai Barat Mulai Panik

Ketersediaan stok bahan bakar minyak  (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di wilayah Kabupaten Kutai Barat mengalami kekosongan seja

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Pasokan BBM di SPBU mengalami kekosongan, masyarakat terpaksa menyerbu salah satu pedagang BBM eceran di Kecamatan Batong Tongkok demi mendapatkan BBM. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak  (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di wilayah Kabupaten Kutai Barat mengalami kekosongan sejak beberapa hari terakhir. 

Hal ini membuat masyarakat mengaku resah lantaran BBM tersebut merupakan salah satu kebutuhan penting sebagai penunjang di berbagai sektor, seperti sektor transportasi, perkebunan dan perekonomian. 

BBM yang mengalami kekosongan itu di antaranya mulai dari premium, pertalite dan pertamax, baik di SPBU hingga di pedagang eceran.

"Sulit didapat mas. Puncaknya sejak hari Jumat (8/10) kemarin. Tidak ada yang jual sampai di pedagang eceran. Hari ini juga sama," kata Mirawan, salah satu warga Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (12/10/2021). 

Sulit didapatnya BBM ini juga terjadi di kecamatan lainnya, seperti di Muara Lawa, Damai, Melak dan Bigung.

Bahkan BBM yang biasanya menjamur dijual pedagang eceran di pinggir jalan pun tampak kosong.

Hanya ada beberapa saja namun langsung habis akibat diserbu oleh warga yang mulai sedikit mengalami kepanikan.

Baca juga: Pengelola SPBU di Tarakan Dapat Teguran, Ingatkan Tak Layani Pembelian Pertalite dengan Jeriken

Baca juga: Soal Antrean di SPBU Tarakan, Satpol PP Berikan Teguran Pengelola agar Tak Layani Pengisian Jeriken

Baca juga: SPBU yang Ketahuan Layani Pengetap, Pertamina akan Beri Sanksi Pengurangan Jumlah Distribusi BBM

"Ada beberapa yang jual mas, cuma ya itu, nggak sempat kebagian karena banyak yang cari. Di SPBU juga ada jual sih, tapi panjang antreannya. Dan rata-rata pengetap BBM," kata Surya, warga Kecamatan Melak.

Belum diketahui apa yang menyebabkan BBM ini sulit didapat hampir seluruh wilayah Kubar.

Namun, untuk BBM jenis bensin memang dari informasi yang beredar bahwa akan dihentikan.

Akan tetapi untuk dua jenis BBM lainnya kini juga menjadi pertanyaan sebagian besar masyarakat kenapa mengalami kekosongan.

"Kalau bensin ya memang dengar akan dihentikan. Tapi kalau pertalite dan pertamax kan masih. Namun saat ini dua jenis lainnya ini, kenapa juga sulit didapatkan. Baik itu di SPBU maupun di pedagang eceran," ujar Kristian, warga Kecamatan Linggang Bigung.

Sementara itu, dari pantauan TribunKaltim.co, SPBU di Kutai Barat belum ada tanda-tanda melakukan pengisian stok BBM, bahkan pagar pintu masuk SPBU terlihat masih ditutup. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved