Virus Corona di Kaltim
Kapolri Beri Arahan Forkopimda Kaltim dan Ingatkan Target Vaksinasi 2 Juta Dosis per Hari
Melalui video conference (vidcon), Kapolri Jendpol Listyo Sigit Prabowo menyapa jajaran Forkopimda Kaltim, seperti Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim, da
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Melalui video conference (vidcon), Kapolri Jendpol Listyo Sigit Prabowo menyapa jajaran Forkopimda Kaltim, seperti Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim, dan Pangdam VI Mulawarman, Rabu (13/10/2021).
Adapun Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto sempat memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 termasuk capaian vaksinasi.
Di mana pada dasarnya, Kaltim terbilang membaik dari skala kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Jendpol Listyo Sigit Prabowo sendiri mengapresiasi kerja keras Forkopimda Kaltim yang telah menekan peredaran Covid-19 termasuk menggenjot vaksinasi.
"Kerja keras tersebut tentunya membuahkan hasil dan saat ini sudah banyak yang levelnya turun dari level 4 ke level 3, bahkan di wilayah luar Jawa kita lihat ada kurang lebih 40 kabupaten sudah masuk level 1," ujar Listyo.
Baca juga: Kapolri Instruksikan Jajaran Polri untuk Tindak Penyelenggara Pinjaman Online
Baca juga: Instruksi Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Kaltim Siap Mendukung Vaksinasi Covid-19
Baca juga: Soal Kritik Lewat Mural dan Poster, Jokowi Minta Kapolri Jangan Berlebihan: Saya Tidak Antikritik
Oleh karenanya, demi peredaran Covid-19 tak kembali mencuat, orang nomor satu di Polri tersebut mengingatkan agar jajaran TNI-Polri dan Pemerintah setempat agar terus mengimbau masyarakat seputar protokol kesehatan.
Sebab jika realisasi protokol kesehatan mengendur, menurut Listyo, dikhawatirkan angka terkonfirmasi Covid-19 akan kembali meningkat.
Di samping itu, dia mengingatkan kepada para jajarannya terkait yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo soal target vaksinasi sebanyak 2 juta dosis sehari.
"Akhir tahun, harapan kita bisa masuk di angka 200 juta atau 250 juta. Itu tentunya menjadi target kita," ucap Kapolri.
Dengan kelonggaran lantaran level PPKM yang turun di Kaltim, ia pun berharap agar masyarakat tetap mawas diri agar turut berpartisipasi sehingga pengendalian Covid-19 tetap stabil, bahkan menurun.
"Kita boleh senang tapi jangan lengah, jangan abai sehingga kemudian ada risiko munculnya peningkatan angka-angka tersebut," tutur Listyo.
Sebelumnya, pelaksanaan kegiatan vaksinasi dan penyerahan bansos oleh alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) 1989, Rabu (13/10/2021), turut ditinjau oleh Kapolri dan Panglima TNI melalui video conference (vidcon) atau daring.
Adapun pada kesempatan tersebut, Kapolri Jendpol Listyo Sigit Prabowo tampak sempat menyapa masyarakat Kaltim.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Samarinda, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto: Beri 20 Ribu Dosis
Saat disapa, seluruh pejabat, baik Gubernur Kaltim, Kapolda Kaltim, termasuk Pangdam VI/Mlw dan jajarannya tampak berdiri.
"Sebelumnya kita telah beberapa kali melaksanakan kunjungan ke sana. Namun kita hari ini pengen tahu progresnya terkait penanganan Covid-19 dan strategi vaksinasi yang telah dilaksanakan saat ini sudah sampai di hasil yang seperti apa?" ujar Sigit.
Mayjen TNI Heri Wiranto dengan tegas menjelaskan bahwa angka terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kaltim menurun dengan sangat signifikan.
Di mana sebelumnya sempat mencapai 2.500 kasus per hari, jelas Heri, belakangan ini mencapai hanya sekira 50 kasus per hari.
"Ini penurunan yang sangat signifikan dan ini hampir di semua provinsi di wilayah Kalimantan," tutur Heri.
Ia menambahkan, termasuk angka keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit pun mulai menurun.
"Rata-rata selama ini di atas 50 persen, sekarang hanya kurang lebih 5 persen. Bahkan ada beberapa RS di wilayah Kaltim, Kaltara dan Kalsel sudah tidak ada dampak penyakit Covid-19 ini," kata Heri pada Kapolri.
Termasuk, lanjut Heri, angka kematian yang mulai menurun bahkan nyaris tidak ada.
Di mana biasanya, kata Heri, berkisar 15 hingga 20 kasus, belakangan hanya 2 kasus per hari.
Baca juga: Berupaya Kebut Herd Immunity di Kaltim, Pangdam VI Mulawarman Sebut Faktor Vaksin
Di samping itu, Heri turut memaparkan capaian vaksinasi di wilayahnya.
Untuk wilayah Kaltim, Heri mengatakan bahwa untuk dosis pertama sendiri sudah mencapai 49,19 persen, sementara dosis kedua sudah mencapai 27,38 persen.
Berdasarkan pemaparan tersebut, untuk di 3 wilayah Kodam VI Mulawarman sendiri, baik di Kaltim, Kalsel, dan Kaltara, rata-rata dosis pertama sudah mencapai 42,44 persen.
Sedangkan rata-rata dosis kedua sudah mencapai 24,67 persen.
"Ini distribusi vaksin yang terus dilaksanakan antara TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat di wilayah Kalimantan selalu kita lakukan untuk ketersediaan vaksin kepada masyarakat," tutur Heri.
Sebelum menutup laporannya, Mayjen TNI Heri Wiranto sempat melantukan sebuah pantun.
"Dari Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Utara, Kalimantan Timur calon Ibu Kota Negara. Kami dengan tulus dan semangat membara, senantiasa siap altar 89 memberikan pengadian terbaik terhadap bangsa dan negara," ucap Jenderal Bintang 2 tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/momentum-pemaparan-laporan-oleh-pangdam-vi-mulawarman-mayjen-tni-heri-wiranto.jpg)