Breaking News:

Kabar Artis

Kemenkes Bertindak, Rachel Vennya Terancam Penjara atau Denda Jika Terbukti Kabur dari Wisma Atlet

Heboh kabar influencer Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet Pademangan, saat masa karantina usai pulang dari luar negeri.

Kompas.com
Rachel Vennya. Kemenkes tanggapi kabar Rachel Vennya kabur dari karantina Covid-19 di wisma Atlet. Kemenkes minta aparat mengusut tuntas dan beri sanksi jika memang melanggar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Heboh kabar influencer Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet Pademangan, saat masa karantina usai pulang dari luar negeri.

Kementerian Kesehatan RI pun turun tangan, meminta aparat untuk menyelidiki kebenaran kabar tersebut.

Rachel Vennya pun terancam penjara atau denda ratusan juta jika terbukti kabur dari Wisma Atlet, tempat karantina Covid-19.

Baca juga: NEWS VIDEO Rachel Vennya Dituding Sebagai Selebgram Anti Kritik

Baca juga: Profil Salim Nauderer, Pacar Rachel Vennya yang Diisukan Berkelahi dengan Okin, Usia dan Pekerjaan

Baca juga: Rachel Vennya Buru Haters di Detik Forum, Banjir Dukungan dari Akun Centang Biru, Ini Penyebabnya

Rachel Vennya diduga melanggar aturan karantina covid-19. Ia disebut kabur dari Wisma Atlet Pademangan.

Rachel Vennya terancam hukuman penjara selama satu tahun atau denda Rp 100 juta jika terbukti dirinya tak menjalani karantina selama 8×24 jam.

Sebelumnya beredar kabar bahwa ibu dua anak itu hanya menjalani masa karantina selama tiga hari setelah itu pergi dari Wisma Atlet tanpa pemberitahuan.

Ia masuk karantina bersama pacarnya, Salim Nauderer.

Berdasarkan Addendum Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021, Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 18 Tahun 2021 dan SK Ka. Satgas COVID-19 Nomor 11 Tahun 2021, ibu dua anak itu seharusnya menjalani 8 hari masa karantina, bukannya tiga hari.

Seperti dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul Rachel Vennya Terancam Penjara dan Denda Rp100 Juta Jika Terbukti Kabur dari Karantina Covid-19, Dr. Siti Nadia Tarmidzi, Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes mendesak aparat dan pihak terkait untuk mengusut isu tersebut.

"Kementrian Kesehatan mendesak aparat keamanan untuk menindak tegas kalau memang ada oknum yang didapati melanggar aturan karantina ini," ujar dr. Siti Nadia Tarmidzi dikutip Tribunnews.com dari Kompas TV, Rabu (13/10/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved