Breaking News:

Sambut HUT ke-22 Kutim, KPC Resmikan Pusat Pembibitan Unggas Lokal Berkapasitas 6.000 Ekor Indukan

Masih dalam rangkaian HUT ke-22 Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali melanjutkan kegiatan corporate social responsibility (CSR).

Editor: Diah Anggraeni
HO/KPC
Acara peresmian Pusat Pembibitan Unggas Lokal Kutai Timur yang berlangsung di Kawasan Pusat Pembibitan Unggas Lokal, D2 Murung, samping PESAT, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih dalam rangkaian HUT ke-22 Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali melanjutkan kegiatan corporate social responsibility (CSR).

Kali ini berupa peresmian Pusat Pembibitan Unggas Lokal Kutai Timur yang dibangun di lahan pasca tambang D2 Murung, samping Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) Kabo Jaya.

Pusat Pembibitan Unggas Lokal ini telah dirintis sejak tahun 2019 lalu melalui MoU antara KPC dengan Pemkab Kutim benomor L026/ESD/BCRD/III/2017.

Acara peresmian berlangsung di Kawasan Pusat Pembibitan Unggas Lokal, D2 Murung, samping PESAT, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Genjot Percepatan Vaksinasi, PT KPC Hadiahkan 5.000 Dosis Vaksin di HUT ke-22 Kutai Timur

Hadir antara lain Bupati Kutai Timur Drs H. Ardiansyah Sulaiman M.Si, Wakil Bupati Kutai Timur Dr H Kasmidi Bulang ST MM, Chief Operating Officer (COO) Muhammad Rudy, General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Rofik ST MT, Sekretaris Himpunan Peternak Unggas Lokal (HIMPULI) Kaltim Andrie Yuniarsa, dan PT Yakin Sukses Bersama (YSB) selaku operator lapangan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, peresmian Pusat Pembibitan Unggas Lokal KPC, ibarat mendapat durian montong jatuh.

Sebab, menurut Ardiansyah, bukan hal mudah bisa membangun Pusat Pembibitan Unggas Lokal (breeding farm).

Sangat berliku-liku, bahkan ada mafia dan lainnya.

"Program saya adalah membangun masyarakat ternak mandiri. Namun tantanganganya macam-macam, termasuk ada mafia dan lainnya. Karena itu adanya breeding farm KPC ini, serasa kejatuhan durian montong. Alhamdulillah ini sebagai salah satu sarama agar masyarakat bisa mengembangkan peternakan ayam kampung. Saya meyakini ini akan menjadi Pusat Pembibitan yang sukses dan besar," kata Ardiansyah.

Apresiasi yang sama disampaikan juga oleh H. Rofik ST MT, dari Dinas Peternakan Kaltim.

"Sungguh apresiasi yang luar biasa, sebab membangun breeding farm ini tidak mudah. Kami sudah mencanangkan ini sejak lama, nanum belum terealisasi. Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada KPC, dan memang ini satu-satunya di Kaltim," kata Rofik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved