Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Penggantian Pipa Pertamina, 120 Pelaku Usaha di Penajam tak Dapat Bantuan

Proyek pemasangan pipa distribusi milik PT Pertamina di wilayah sepanjang Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 5, Kecamatan Penajam

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Disperindagkop Penajam Paser Utara, Kuncoro, pihaknya telah mendata jumlah pelaku usaha yang terdampak di wilayah tersebut sejak Selasa, 12 Oktober 2021. Serta melakukan rapat terkait dengan persoalan tersebut. Kemarin sudah rapat pada Rabu 13 Oktober 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Proyek pemasangan pipa distribusi milik PT Pertamina di wilayah sepanjang Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 5, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, berdampak buruk bagi ratusan pelaku usaha setempat.

Demikian diutarakan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop) Penajam Paser Utara, Kuncoro kepada TribunKaltim.co pada Kamis (14/10/2021). 

Dia jelaskan, pihaknya telah mendata jumlah pelaku usaha yang terdampak di wilayah tersebut sejak Selasa, 12 Oktober 2021.

Serta melakukan rapat terkait dengan persoalan tersebut. Kemarin sudah rapat pada Rabu 13 Oktober 2021.

Baca juga: 9 Peserta CPNS Penajam Paser Utara akan Tes SKD Susulan, Terpapar Covid-19

Baca juga: DPRD Tabalong Inginkan Ibu Kota Negara RI Segera Terwujud di Penajam Paser Utara

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Minta Pertamina Putus Suplai SPBU yang Layani Pengisian BBM ke Pertamini

"Jadi kami sudah mendata dari hari Selasa. Sebanyak 120 orang pelaku usaha yang terdampak dari aktivas Pertamina dalam rangka penggantian pipa," ujar Kuncoro. 

Diungkapkan Kuncoro, pada rapat yang digelar pada Rabu itu, pihaknya menyebut bahwa tidak ada anggaran atau bantuan dari dampak pemasangan pipa Pertamina yang dialami oleh pelaku usaha.

"Hari Rabu dapat informasi memang tidak ada anggaran untuk pelaku usaha yang terampak," ujarnya.

Melihat kondisi seperti ini, pemerintah daerah terus berupaya dengan mengirimkan surat kepada pihak Pertamina untuk dapat memberikan kompensasi kepada 120 pelaku usaha yang terdampak di wilayah tersebut.

Baca juga: Pertashop Beri Peluang Warga Jadi Mitra Pertamina dengan Modal Terjangkau, Kini Hadir di Samarinda

"Kami sudah bersurat pada Pertamina, saat ini kita tinggal tunggu saja, isi surat itu ditunjukan untuk memberikan kompensasi, karena mereka tidak berjualan selama kurang lebih sepekan," ujarnya.

Disebutkan Kuncoro, pelaku usaha yang terdampak dari pemasangan pipa itu tidak melaksanakan aktivitas jualan selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.

"Mereka tidak berjualan berkisaran 5 sampai 7 hari. Otomatis pasti terdampak," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved