Virus Corona di Berau
Dinas Kesehatan Berau Ingatkan untuk Waspada Gelombang III Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes)
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB- Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes), di tengah penurunan kasus di Berau.
Dijelaskannya, meskipun kasus Covid-19 di Berau sudah melandai, bahkan sudah ada daerah yang berzona hijau dan jumlah pasien dirawat mulai menurun, prokes harus tetap diperketat, tidak boleh lengah dengan kondisi yang saat ini mulai kondusif.
Sesuai dengan rilis Dinas Kesehatan Berau, Per 19 Oktober 2021, kasus positif mencapai 42 kasus.
"Sebenarnya sederhana saja. Prokes itu nggak boleh berkurang, tetap diperketat, dan paling penting masyarakat juga harus tetap peduli," bebernya kepada TribunKaltim.Co, Selasa (19/10/2021).
Lanjut kata Iswahyudi, dengan peran serta masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah menekan kasus Covid-19, tentunya bisa turut menghambat adanya penularan.
Baca juga: Pimpin Vidcon dengan Polda,Kapolri Bahas Seputar Pengendalian Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi
Baca juga: PPKM Level 3 Diperpanjang, Fasilitas Karantina dan RSUD Malinau Nihil Pasien Covid-19
Baca juga: Dukung Percepatan Vaksinasi, Polwan Polresta Samarinda Sediakan 550 Dosis Vaksin Covid-19
"Waspada terhadap gelombang III ini boleh saja, intinya prokes harus tetap diperketat," tegasnya.
Dijelaskannya, kewaspadaan pemerintah terhadap gelombang III, sebenarnya merupakan kekhawatiran di akhir tahun nanti.
Terutama pada libur Natal dan tahun baru. Sebab selama ini aktivitas sangat dibatasi, sehingga bisa memicu kejenuhan yang berpotensi menimbulkan bayak kegiatan yang mengundang orang banyak.
"Karena akhir tahun pasti kemungkinan terjadi perkumpulan masyarakat karena beberapa tahun terakhir kan hampir tidak ada perayaan apapun," katanya.
Diakuinya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) nantinya akan dilonggarkan, dengan syarat masyarakat tidak ikut longgar terhadap prokes.
Karena jika masyarakat tidak bisa mempertahankan prokes, pasti aturan akan diperketat kembali.
"Selama masyarakat disiplin prokes, tentu perjalanan serta acara kegiatan lainnya tidak diperketat lagi," katanya.
Sejalan dengan hal itu, pemberian vaksinasi terhadap masyarakat juga terus digenjot.
Saat ini, sudah sekitar dari 100 ribu lebih masyarakat yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama, atau mencapai 55 persen.
Tetapi kalau berdasarkan masyarakat yang ber-KTP Berau, masih berkisar 45 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-berau-iswahyudi098.jpg)