Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Tak Jadi Dihentikan, Walikota Bontang Basri Rase Beri Restu Perpanjang Lemper Fair 2021

Kegiatan Lembah Permai (Lemper) Fair 2021 yang sebelumnya dijadwalkan ditutup lebih cepat, kini kembali berlanjut setelah mendapat restu dari Walikota

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Walikota Bontang, Basri Rase umumkan perpanjangan masa pelaksanaan event Lemper Fair 2021.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Kegiatan Lembah Permai (Lemper) Fair 2021 yang sebelumnya dijadwalkan ditutup lebih cepat, kini kembali berlanjut setelah mendapat restu dari Walikota Bontang, Basri Rase.

Sebelumnya, event yang dinilai mengundang masa skala besar itu sempat akan dihentikan pada per Senin (18/10/2021).

Namun berkat rekomendasi Basri, kegiatan itu kembali berlanjut hingga 28 Oktober nanti.

Basri beralasan, pemberian restu perpanjangan masa pelaksanaan itu, lantaran tak tega dengan para pedagang.

Tentunya kegiatan ini merupakan momen bagi para pedagang untuk menambah pendapatan.

Baca juga: Syarat Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, BNNK Bontang Siap Memfasilitasi

Baca juga: Rabu Besok, Kodim 0908 Bontang Mulai Salurkan Program BTPKLW Rp 1,2 Juta ke 1.000 Pedagang

Baca juga: Baru Pertama Digunakan pada MTQ ke-42 Kaltim di Bontang, Pagar Hias Gedung Sudah Rusak Parah

"Saya sedih, hampir semua pedagang histeris dan menceritakan jika tiga hari berjualan di Lemper Fair pundi-pundi rejeki melimpah," kata Basri, Selasa (19/10/2021).

Nyaris dua tahun terakhir, sumber pendapatan para UMKM lumpuh akibat badai pandemi Covid-19.

Adanya kegiatan pembatasan dari pemerintah saat ini, tentu berdampak banyak terhadap kondisi masyarakat.

"Ini kesempatan mereka berjualan. Pendapatan mereka naik. Jadi kasian kalau dihentikan. Makanya saya minta dilanjut. Namun dengan syarat tetap prokes," ucapnya.

Baca juga: Tak Sebanding Setoran Deviden, Tambahan Penyertaan Modal BPD Kaltimtara Disoal DPRD Bontang

Basri pun akan memanggil seluruh panitia pelaksana untuk melakukan evaluasi. Agar lebih meningkatkan kembali pengawasan prokes selama kegiatan berlangsung.

"Yang jelas kita pentingkan kesehatan pada poin pertama," sambungnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved