Berita Kaltara Terkini
Menginjak Usia 9 Tahun, Pemprov Beber Peluang Investasi di Kaltara
Pihak Pemprov Kaltara menyampaikan bahwa masih banyak peluang investasi di Kaltara,
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR - Pihak Pemprov Kaltara menyampaikan bahwa masih banyak peluang investasi di Kaltara.
Berbagai sektor mulai dari perkebunan hingga energi baru terbarukan menjadi sektor unggulan untuk menarik investor di provinsi termuda di Indonesia, yang baru memasuki usia ke-9 pada 25 Oktober nanti.
Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Edy Suharto yang mewakili Gubernur Kaltara Zainal Paliwang dalam acara Webinar 9 Peluang Investasi Kaltara yang diselenggarakan oleh Tribunnews.com, pada Kamis (21/10/2021).
"Kami di Pemprov Kaltara memiliki berbagai program untuk menarik investasi, seperti dari sektor perkebunan," kata Edy Suharto.
"Kita masih memiliki 228.882 Ha untuk pengelolaan lahan perkebunan yang belum optimal dari 880.000 Ha yang ada, di mana yang sudah dimanfaatkan baru 520.000 ha untuk perkebunan kelapa sawit dengan hasil produk CPO 2 juta ton per tahun," ujarnya.
Baca juga: Kerjasama Antar Investor PLTA Kayan Bulungan, DPMPTSP Kaltara Sebut Terbuka
Baca juga: Ketua IDI Kaltara Sebut Efektivitas Vaksin Pfizer dan Moderna Hampir Sama
Baca juga: Pangdam VI Mulawarman Sambut Kedatangan Presiden RI di Kaltara
"Jadi ini masih tersedia lahan kita, termasuk juga membangun pabrik kelapa sawit," tambahnya.
Untuk di sektor pertanian, pihaknya juga menyiapkan tiga kabupaten sebagai lokasi sentra pangan dan beras atau food and rice estate.
"Kita juga membangun food and rice estate, itu ada di Bulungan, Malinau dan Nunukan, ada 140.000 ha di Bulungan, lalu di Malinau 158.000 ha, dan Nunukan ada 132.000 ha itu masih terbuka luas untuk pengembangan pertanian," terangnya.
Untuk di sektor energi baru terbarukan atau EBT, pihaknya menyampaikan akan ada dua proyek pembangunan PLTA di Kaltara, yakni PLTA Kayan Mentarang di Malinau dan PLTA Kayan di Bulungan.
Menurutnya kedua PLTA ini bila nantinya beroperasi, mampu menyuplai kebutuhan listrik di Kaltara bahkan dapat mengekspor ke Kaltim hingga Malaysia.
"Untuk energi dan industri dalam rangka mendukung EBT ke depan kita akan gunakan PLTA," ujarnya.
"Dan di Kaltara nanti akan ada PLTA Kayan Mentarang dan PLTA Kayan, ada sekitar 21.580 MW total dari PLTA yang akan dibangun di Kaltara, beberapa investor juga sudah masuk ada PT KHE dan FFI dari Australia dan kami masih terbuka luas untuk perusahaan lain untuk membangun EBT," terangnya.
Di sektor hilirisasi, pihaknya Pemprov Kaltara juga telah menyiapkan lahan seluas 10.000 hektar di Tanah Kuning dan Mangkupadi untuk proyek kawasan industri dan pelabuhan internasional atau KIPI.
Proyek KIPI ini nantinya akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada bulan November mendatang.
Baca juga: BREAKING NEWS Presiden Jokowi Berkunjung ke Tana Tidung Kaltara, Naik Helikopter dari Tarakan
"Kita juga siapkan kawasan KIPI di Tanah Kuning Mangkupadi, yang Insya Allah dalam waktu dekat akan diresmikan oleh Bapak Presiden," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/staf-ahli-gubernur-bidang-ekonomi-dan-pembangunan-edy-suharto.jpg)