Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Ketua IDI Kaltara Sebut Efektivitas Vaksin Pfizer dan Moderna Hampir Sama

Selama sepekan terakhir, pelaksanaan vaksinasi saat ini dikebut seluruh instansi yang ada di Kota Tarakan

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Ketua IDI Provinsi Kaltara, dr. Franky Sientoro saat melakukan menvaksin seorang warga. TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN– Selama sepekan terakhir, pelaksanaan vaksinasi saat ini dikebut seluruh instansi yang ada di Kota Tarakan.

Mulai dari Lantamal XIII dan Kodim 0907 Tarakan yang menyasar pelajar dan masyarakat umum, begitu juga Polres Tarakan, Dinkes Tarakan dan instansi lainnya.

Ini dalam rangka menghabiskan stok vaksin yang sudah dialokasikan di Kota Tarakan sekitar 64.000 dosis dan menggunakan jenis Pfizer.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kaltara dr. Franky Sientoro membeberkan efektivitas vaksin jenis Pfizer yang diterima Dinkes Kota Tarakan.

“Sampai saat ini belum ada laporan KIPI terkait vaksinasi Pfizer,” ujar dr. Franky.

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Bontang, Fokus ke Para Remaja dan Masyarakat Umum

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Malinau Naik Jadi 58 Persen, Terdistribusi ke 36.120 Penerima

Baca juga: Andi Sri Juliarty Sebut 75 Persen Pelajar di Balikpapan Sudah Divaksin Covid-19, Jenis Sinovac

Adapun vaksinasi jenis Pfizer perlakuannya memang lebih khusus. Ia membeberkan perlakuannya lebih berat dan harus ekstra hati-hati.

“Perlakuannya seperti bayi ibaratnya. Tidak boleh terlalu banyak guncangan, suhunya harus stabil,” beber dr. Franky.

Adapun untuk jenis vaksin Pfizer, sebelum dilarutkan memerlukan suhu di angka minus 70 derajat Celcius.

“Dan sampai didistribusikan ke daerah suhu sekitar minus 20 derajat Celsius. Nanti kalau sudah dicairkan bisa di angka 2-8 derajat Celcius dan bisa bertahan di satu bulan,” ujarnya.

Adapun jenis Pfizer, dibandingkan Moderna, efektivitasnya hampir setara. Untuk Pfizer sama teknisnya penyuntikannya dilakukan dua dosis dengan jeda waktu tiga minggu.

Baca juga: Fokus Capai Target PPKM Level 2, Satgas Covid-19 Kutai Timur Evaluasi Persebaran Vaksin

“Dosis yang disuntikkan lebih sedikit sekitar 0,3 mililiter. Dibanding Moderna 0,5 mililiter. Adapun sasarannya usia 12 tahun sampai orang dewasa. Termasuk pelajar,” jelasnya.

Di RSUD Tarakan, penyuntukan Pfizer sudah berjalan sejak Senin (11/10/2021). Pelaksanaannya akan berlangsung hingga 23 Oktober 2021 atau selama 10 hari,” beber dr. Franky Sientoro. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved