Berita Kubar Terkini
Sarana Prasarana Olahraga Dayung di Kutai Barat Perlu Peremajaan
Fasilitas oloh raga dayung seperti perahu yang kerap kali digunakan untuk berlatih oleh para atlet dayung di Kutai Barat.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Fasilitas oloh raga dayung seperti perahu yang kerap kali digunakan untuk berlatih oleh para atlet dayung di Kutai Barat kondisinya cukup memprihatinkan.
Selain dinilai jumlahnya sangat terbatas, perahu dayung tersebut kondisinya juga sudah banyak yang mulai rusak seperti badan perahu yang patah dan terpaksa ditambal agar dapat digunakan berlatih untuk sementara waktu.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kubar, Alkatib, sarana prasarana olahraga tersebut sudah saatnya menjadi perhatian pemerintah.
Terlebih, katanya, baru-baru ini pada PON XX Papua, atlet dayung dari Kutai Barat berhasil menyabet medali perunggu dan mengharumkan nama Kutai Barat dalam ajang turnamen bergengsi itu.
Baca juga: Final Balap Ketinting dan Perahu Dayung Festival Sungai Kayan Bulungan Ditunda
Baca juga: Dispora Harap Cabor Dayung Asal Kubar Raih Medali Perunggu di PON XX Papua Jadi Motivasi Atlet Lain
Baca juga: PON Papua Ditunda, Cabor Dayung Kaltim Atur Ulang Program Latihan
Seperti yang terjadi di Kelumpang, Kecamatan Mook Mannor Bulatn. Minat untuk cabor dayung ini sangat besar disana, tetapi fasilitasnya sangat memprihatinkan.
"Kapal dayung yang ada saat ini sudah hampir tidak bisa digunakan. Bocor, patah, dan jumlahnya sangat minim," urai Alkatib, Jumat (22/10/2021).
Sebagai salah satu mantan atlet dayung asal Kubar ini sangat menyayangkan sekali fasilitas cabor dayung yang cukup memprihatinkan.
Dirinya berharap pengurus cabor ini bisa memperhatikan hal tersebut dan berupaya untuk memfasilitasi perkembangan cabor dayung.
Baca juga: Kebersamaan Jadi Poin Penting Bagi Atlet Dayung Kaltim Terutama Nomor Tanding Dragon Boat
Apalagi, setelah prestasi yang dipersembahkan oleh cabor dayung dalam ajang PON XX Papua beberapa waktu lalu.
"Sebagai salah satu mantan atlet dayung yang juga beberapa kali menorehkan prestasi bagi Kubar, saya miris melihatnya. Semoga kedepannya pengurus cabor ini bisa memperhatikannya," tambah Alkatib.
Dia mengatakan bahwa pemerintah daerah pasti akan mendukung perkembangan olahraga di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Asalkan kegiatan olahraga benar-benar dijalankan untuk menghasilkan bibit-bibit atlet asal Kubar yang bisa berprestasi.
"Saya yakin pemerintah pasti akan mendukung jika programnya jelas. Tinggal keseriusan dari pengurus cabor saja lagi," ujarnya.
Buktinya, tidak sedikit atlet muda kita yang berprestasi padahal fasilitasnya minim.
Alangkah lebih baik jika anak muda sekarang ini kita arahkan minatnya ke olahraga ditunjang dengan fasilitas yang mumpuni.
"Ketimbang melakukan hal yang tidak jelas dan merugikan diri sendiri, seperti terlibat narkoba dan lain sebagainya," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/perahu-dayung-rusak-milik-kubar.jpg)