Kebakaran di Tarakan

Gubernur Zainal Paliwang Berencana untuk Relokasi Warga Korban Kebakaran di Sebengkok Tarakan

Gubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran RT 3 Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan. 

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menyambangi korban kebakaran dan memberikan semangat kepada warga terdampak pasca insiden kebakaran menghanguskan 38 unit rumah RT 3 Kelurahan Sebengkok, Kamis (28/10/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKANGubernur Kaltara, Drs. Zainal Arifin Paliwang mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran RT 3 Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan. 

Zainal Paliwang tiba di Kantor Kelurahan Sebengkok sekitar pukul 10.00 WITA dan disambut sejumlah korban kebakaran.

Gubernur Kaltara mengatakan, kunjungannya kali ini untuk memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran RT 3 Kelurahan Sebengkok.

"Ini adalah kewajiban pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat saat ada musibah. Itu wajib memberikan bantuan," ujarnya.

Ia menambahkan, nanti bersama Walikota Tarakan, dr. Khairul, berencana untuk merelokasi mereka untuk sementara agar bisa memiliki tempat bernaung sehingga kesulitan yang dihadapi korban bisa berkurang.

Baca juga: Walikota Tarakan Khairul Beber Korban Eks Kebakaran akan Dapat Santunan Uang Tunai 

Baca juga: 76 KK Korban Kebakaran di Sebengkok Tarakan Mengungsi, Butuh Air dan Perlengkapan Bayi

Baca juga: Kebakaran di Sebengkok Tarakan, 9 Orang Dilaporkan Luka Ringan, Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

"Minimal bisa meringankan. Adapun bantuan hari ini ada uang tunai kepada mereka, makanan dan sembako," beber Gubernur Kaltara.

Ia menuturkan, ia juga sudah menerima laporan terkait kebutuhan yang dibutuhkan korban kebakaran saat ini.

"Saya sudah terima laporan, alhamdulillah makanan lancar, semua kebutuhan makan minum pengungsi bisa diatasi. Semua yang berwenang termasuk Kepala BPBD Tarakan selalu turun lapangan memantau," tukasnya.

Sementara itu, salah seorang warga RT 3, Nilam Suryani, yang juga menjadi korban kebakaran mengakui rumahnya habis dilalap api.

Kejadiannya cukup cepat saat itu. Ia mengakui saat kejadiannya berada di ruang tamu.

“Begitu melihat api langsung lari ke ujung. Posisinya waktu itu saya di ruang tamu,” ucapnya.

Ia mengemukakan, saat itu bersama rekan-rekannya rencananya ingin makan bersama.

“Api besar, kami tidak sempat selamatkan apa-apa. Biar surat-surat penting habis semua. Barang-barang habis semua. Baju pun pakainya di tengah jalan,” ungkapnya.

Pasca kebakaran, ia menginap di rumah sang kakak ipar. Ia belum sanggup tinggal di lokasi pengungsian karena masih mendengar suara orang banyak.

Baca juga: Walikota Tarakan Khairul Sebut 37 Rumah dan 67 KK Terdampak Kebakaran di Sebengkok

“Masih trauma dengan suara orang banyak,” bebernya.

Ia juga sempat mengingat sebelumnya, sempat mencium bau kabel terbakar. Itu sebelum terjadinya insiden kebakaran.

“Karena terbawa angin. Sebentar tercium sebentar hilang,” ujarnya.

Adapun kebutuhan saat ini yang paling mendesak adalah baju, begitu juga empat anaknya dan dua keponakannya.

“Semuanya gak ada sempat selamatkan baju sekolah, buku-bukunya anak-anak,” beber Nila Suryani. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved