Senin, 27 April 2026

Berita Nasional Terkini

Jelang Akhir Tahun hingga Awal 2022, Waspada La Nina, Curah Hujan Lebih Tinggi

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan dini datangnya La Nina menjelang akhir tahun

Tribunnews/Herudin
Warga melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, seusai hujan mengguyur Jakarta dengan lebat pada Jumat (16/10/2020) sore hingga malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan warga untuk waspada terhadap dampak fenomena La Nina yang mengancam masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. La Nina dapat memicu frekuensi dan curah hujan yang jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang akhir tahun 2021 hingga awal 2022, masyarakat diminta untuk mewaspadai fenomena alam La Nina.

Curah hujan akan lebih tinggi.

Masyarakat diminta waspada terkait La Nina yang diprediksi terjadi jelang akhir tahun hingga Februari 2022.

Baca juga: 34 Provinsi Indonesia Harus Waspada Fenomena La Nina, dari Oktober 2021 hingga Februari 2022

Baca juga: Bibit Siklon dan Fenomena La Nina Terdeteksi, BMKG Tarakan Imbau Masyarakat Waspada

Baca juga: Fenomena Gerak Semu Matahari Picu Cuaca Panas pada Malam Hari di Kota Tarakan

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan dini datangnya La Nina menjelang akhir tahun ini.

Hal ini sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

Berdasarkan monitoring terhadap perkembangan terbaru dari data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina.

Nilai anomali tersebut sebesar -0,61 pada Dasarian I (sepuluh hari pertama) Oktober 2021.

Seperti dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul Waspada La Nina Jelang Akhir Tahun hingga Februari 2022, Peningkatan Curah Hujan 20-70 Persen, Kondisi ini berpotensi untuk terus berkembang dan masyarakat harus segera bersiap menyambut kehadiran La Nina 2021/2022.

Fenomena La Nina ini diprakirakan akan berlangsung hingga Februari 2022 dengan intensitas lemah-sedang, seperti dikutip dari laman BMKG.

Berdasarkan kejadian La Nina tahun 2020 lalu, hasil kajian BMKG menunjukkan bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada November-Desember-Januari.

Peningkatan curah hujan akan terjadi terutama di beberapa wilayah berikut:

- Sumatra bagian selatan;

- Jawa;

- Bali hingga NTT;

- Kalimantan bagian selatan;

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved