Breaking News:

Berita DPRD Samarinda

Komisi III DPRD Samarinda Akan Lanjutkan Tinjau Tambang, Lihat Dampak Lingkungan dan Risiko Banjir

Komisi III DPRD Samarinda akan melanjutkan tinjauan dampak tambang batu bara terhadap kondisi lingkungan dan risiko banjir di Samarinda.

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Angkasa Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi III DPRD Samarinda akan melanjutkan tinjauan dampak tambang batu bara terhadap kondisi lingkungan dan risiko banjir di Samarinda.

Diungkapkan oleh ketua komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya bahwa pihaknya akan kembali melakukan tinjauan lapangan usai masa reses yang berakhir pada 26 Oktober 2021 lalu.

Ia mengagendakan menyambangi beberapa lokasi tambang lainnya setelah sebelumnya sempat mengunjungi dua lokasi tambang di Kecamatan Palaran dan Samarinda Utara.

"Kami akan tindak lanjuti setelah reses, ini masih berlanjut," sebut Angkasa pada Senin (1/11/2021).

Angkasa menyebutkan juga di daerah Palaran sendiri masih ada 9 lokasi tambang dan 2 lokasi di Samarinda Utara yang rencananya akan ditinjau kemudian.

Baca juga: Anggota DPRD Samarinda Angkasa Jaya Gelar Reses di Kelurahan Lok Bahu, Persoalan Banjir Jadi Sorotan

Baca juga: Atasi Pengangguran Dampak Pandemi Covid-19, DPRD Samarinda Minta Disnaker Sediakan Data

Baca juga: Soal Penerapan E-Parking, Komisi II DPRD Samarinda Minta Pemkot Perbanyak Sosialisasi ke Masyarakat

"Saya berasumsi jika masih ditemukan kelalaian tanggung jawab dari pelaksana tambang, bisa saja kita keluarkan rekomendasi moratorium tentang izin tambang, sampai Samarinda memiliki desain penanganan banjir yang komperhensif," kata Angkasa melanjutkan.

Terkait rencana pembentukan panitia khusus (pansus) penanganan banjir, anggota fraksi PDI Perjuangan tersebut mengemukakan tinjauan lapangan yang akan dilakukan komisi III juga dalam rangka menghimpun data yang akan dibahas dalam pansus tersebut.

"Bukan hanya soal tambang, bisa jadi menyangkut hal-hal lain, seperti pengupasan lahan untuk keperluan perumahan dan semacamnya, akan kita lihat," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved