News Video
NEWS VIDEO Luhut Bantah Tuduhan Terlibat Bisnis Tes PCR
Nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan disebut berada dalam lingkaran bisnis PCR.
"Jadi tidak ada maksud bisnis dalam partisipasi Toba Sejahtra di GSI, apalagi Pak Luhut sendiri selama ini juga selalu menyuarakan agar harga tes PCR ini bisa terus diturunkan sehingga menjadi semakin terjangkau buat masyarakat," ucap dia.
Baca juga: Resmi, Pemerintah Banting Harga Tes PCR, Luhut Beber Masa Berlaku Syarat Penerbangan Lebih Lama
Mengenai kebijakan tes PCR sebagai syarat perjalanan transportasi udara memang diberlakukan untuk mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Alasannya, tingkat mobilitas di Bali misalnya sudah sama dengan kondisi Nataru pada tahun 2020.
"Kita harus belajar dari pengalaman negara lain, seperti negara-negara Eropa, Amerika, Singapura, yang terlalu cepat melakukan relaksasi aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan karena merasa tingkat vaksinasi dosis dua sudah di atas 60 persen, dan sekarang mereka mengalami lonjakan kasus yang signifikan, bahkan secara relatif terhadap populasi, jumlah kasus harian mereka saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan puncak kasus kita pada 15 Juli 2021," ujar Jodi.
Berdasarkan artikel yang ditayangkan di Majalah Tempo edisi 1 November 2021 tertulis bahwa dua perusahaan yang terafiliasi dengan Luhut, Toba Sejahtera dan Toba Bumi Energi menanamkan modal sahamnya di GSI.
Kedua perusahaan tersebut mengantongi 242 lembar saham GSI atau senilai Rp 242 juta. GSI sendiri memiliki lima cabang di Jakarta.(*)