Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Mekanik Bengkel Motor di Sangatta Kutim Diringkus Polisi, Nekat Edarkan Barang Haram

Pria berinisial HA (34 tahun), seorang mekanik bengkel motor di Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
HO/POLRES KUTIM
Pria berinisial HA (34 tahun), seorang Mekanik Bengkel Motor di Desa Sangatta Utara Kabupaten Kutim, nekat tertangkap pihak kepolisian atas kepemilikan tujuh poket Sabu dan 21.000 butir Pil Double L. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pria berinisial HA (34 tahun), seorang mekanik bengkel motor di Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, nekat mengedarkan barang haram atau narkotika jenis Sabu dan Pil Double L.

Namun upaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini berhasil digagalkan oleh Kepolisian Resor Kutai Timur.

Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko melalui Kasat Res Narkoba Iptu Darwis Yusuf membenarkan adanya penangkapan pelaku dan temuan puluhan ribu butir Pil Double L.

Berawal dari laporan masyarakat, anggota Satresnarkoba Polres Kutim langsung melakukan penyelidikan.

Baca juga: Polres Kutim Gagalkan Peredaran Gelap Barang Haram Seberat 4 Kg, Rencana Diantar ke Bontang

Baca juga: Warga Kutim Terciduk Simpan 17 Poket Sabu, Polisi Temukan Uang Rp 8 Juta Hasil Jual Barang Haram

Baca juga: Tahun 2021 Belum Berakhir, Polres Berau Telah Amankan 1 Kg Lebih Barang Haram

"Ternyata benar pelaku merupakan seorang pengedar narkotika,” ujar Iptu Darwis Yusuf, Jumat (5/11/2021).

Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, tim langsung melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang beralamatkan jalan KH Abdulah Kawasan Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara.

Setelah melakukan penggeledahan, ditemukan tujuh poket sabu yang mana dua poket disimpan dalam kantong celana pelaku, dan 5 poket disimpan dalam kotak berwarna merah.

Selain sabu, tim juga menemukan 21 bantalan obat keras jenis Double L yang disimpan dalam kardus paket ekspedisi berwarna cokelat dan tas kain berwarna hijau.

Baca juga: 2 Pemuda Diringkus Polsek Sangatta Utara, Terbukti Simpan 6 Poket Barang Haram

"Selanjutnya diketahui perbungkus obat keras jenis Double L tersebut berisikan 1.000 butir pil, sehingga total ada 21.000 butir pil Double L," ujarnya.

Pasca digerebek oleh anggota Satresnarkoba Polres Kutai Timur, tersangka langsung dibawa ke Polres Kutai Timur beserta sejumlah barang bukti lainnya guna proses penyidikan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Dan Pasal 197 Sub Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) Undang-undang RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 60 ke 10 Undang-undang RI No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved