Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Sertifikat Vaksin Bermasalah, Dinkes Kaltara Buka Peluang Layanan Perbaikan Dibuka Reguler

Pihak Dinkes Kaltara mengungkapkan banyak warga yang mengeluhkan permasalahan sertifikat vaksinasi

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Pihak Dinkes Kaltara mengungkapkan banyak warga yang mengeluhkan permasalahan sertifikat vaksinasi.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR- Pihak Dinkes Kaltara mengungkapkan banyak warga yang mengeluhkan permasalahan sertifikat vaksinasi.

Keluhan ini disebabkan belum diterimanya sertifikat vaksinasi, kendati warga telah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinkes Kaltara Usman mensinyalir, permasalahan tersebut disebabkan oleh banyaknya nomor induk kependudukan (NIK) Tidak Ditemukan, kesalahan penginputan nomor telepon aktif, hingga kesalahan dari pihak penginput.

"Ada beberapa masalah, kesalahannya tidak hanya NIK termasuk kesalahan pemberian nomor handphone," kata Usman.

Baca juga: SIMAK Aturan Terbaru Naik Pesawat, Tak Wajib Pakai PCR Penumpang Cukup Tes Antigen dan Kartu Vaksin

Baca juga: Syarat Penerbangan Terbaru di Balikpapan, tak Perlu Lagi Tunjukkan Kartu Vaksin

Baca juga: Syarat Penerbangan untuk Lion Air Group, Citilink & Garuda Indonesia, Wajib Kartu Vaksin dan PCR?

Permasalahan ini, kata Usman, akan ditindaklanjuti dengan Dinkes Kaltara bersama Disdukcapil dalam layanan perbaikan sertifikat vaksin bermasalah, yang digelar pada Senin esok di Gedung Gadis Tanjung Selor.

Ia berjanji permasalahan tersebut dapat diatasi, seandainya data yang diterima tidak bermasalah.

"Itu nanti difasilitasi teman-teman di Dinkes, kita fasilitasi dan mudah-mudahan tidak bermasalah lagi, jadi kami imbau benar-benar dilihat datanya ini sesuai atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy mengatakan, layanan perbaikan sertifikat vaksin bermasalah berpeluang dibuka secara reguler.

Kendati begitu, pihaknya mengaku membutuhkan kesepahaman dengan pihak Disdukcapil terkait validasi data NIK.

Ia menerangkan, bahwa pihak Disdukcapil telah memiliki layanan terkait validasi NIK, namun layanan tersebut belum banyak diketahui publik.

"Kami bisa saja nanti kami buka secara reguler," kata Agust Suwandy, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: Awasi Maraknya Pencetakan Kartu Vaksin, Kapolres Bontang tak Segan Pidanakan Pemalsu Data Pribadi

"Tapi kalau masalahnya dari data NIK kita harus ada kesepakatan dahulu dengan Capil terkait validasinya," tambahnya.

"Dari Capil sebenarnya ada hotline terkait validasi NIK, tapi mungkin belum tersosialisasi secara luas jadi tidak tahu harus kemana," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved