Berita Tarakan Terkini
Pencurian di Tarakan, Iphone 7 dan Uang Rp 300 Ribu Melayang Usai Ditinggal 5 Menit ke WC
AI, alias Iwan, pelaku pencurian handphone dan uang tunai Rp 300 ribu hanya bisa tertunduk.
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - AI, alias Iwan, pelaku pencurian handphone dan uang tunai Rp 300 ribu hanya bisa tertunduk.
Hal itu terlihat saat ditampakkan di hadapan awak media pada Selasa (2/11/2021) lalu, dalam rilis kasus pencurian digelar Polsek Tarakan Barat di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.
AI saat itu mengenakan pakaian berwarna hitam tampak pasrah menjawab saat ditanya Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri Budi Reswanto.
AI dilaporkan Taufik Hidayat, warga Jalan Yos Sudarso RT 9 Kelurahan Selumit Pantai karena terbukti mencuri dompet Gucci hitam miliknya, beserta handphone merek Iphone 7 plus dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu serta jam tangan merek Fn gold.
Baca juga: NEWS VIDEO Tahanan Kasus Pencurian Nikahi Kekasihnya di Kantor Polres Flotim
Baca juga: Pelaku Pencurian Melawan Saat Ditahan Polisi, 2 Anggota Polres Malinau Terluka karena Diserang
Baca juga: Oknum Pekerja Terseret Hukum Kasus Pencurian Tiang Telepon, PT BST Angkat Bicara
Dibeberkan Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri Budi Reswanto, kejadiannya pada Selasa (26/10/2021) sekitar pukul 02.00 dinihari.
Saat itu Taufik baru pulang dari kafe dan setiba di rumah, langsung masuk ke kamar kecil hendak buang air kecil.
Motornya dalam kondisi terparkir dan tasnya berada di dalam plastik yang digantung di motor.
Pelapor memasukkan seluruh dompet dan hp serta jamnya ke dalam plastis karena posisinya hujan.
"Tidak sampai lima menit ditinggal, saat kembali ke motor ambil tasnya, sudah hilang,” beber IPTU Angestri.
Baca juga: Pencurian Ikan di Kutai Barat Kian Meresahkan, Sepak Terjang Aparat Hukum Belum Terlihat
Ia melanjutkan, rupanya pelaku saat korban masuk ke rumah baru saja melewati motor yang terparkir.
Melihat tak ada orang pelaku langsung mengambil plastik tersebut.
Setelah pelapor selesai buang air kecil mau ambil, pelaku sempat dilihat dan dikejar pelapor.
Sempat berbicara menanyakan apakah mengambil barang. "Dan pelaku sempat berkelahi karena pembelaan dirinya tidak mengambil,” urainya.
Handphone yang diambil pelaku diambil dan diselipkan dalam lipatan celana. Dan tas dan barang lainnya dibuang.
Selanjutnya, pelapor keberatan dan segera melaporkan ke Polsek Tarakan Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/uang-tunai-rp-300-ribu.jpg)