Breaking News:

Virus Corona di Nunukan

PPKM di Nunukan Bisa Turun ke Level 1, jika Cakupan Vaksinasi Capai 60 Persen

Status PPKM di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) masih bertahan di level 2. Hal itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nom

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura. Ia mengemukakan kasus Covid-19 di Nunukan sudah menurun, bahkan tak ada penambahan kasus konfirmasi per hari Senin (8/11/2021). TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Status PPKM di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) masih bertahan di level 2.

Hal itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 58 tahun 2021 yang dikeluarkan pada tanggal 8 November 2021.

Dalam Imendagri tersebut, tak hanya Nunukan, empat kabupaten/kota lainnya di Kaltara juga masuk level 2, di antaranya Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tana Tidung.

Untuk target penguatan 3T (Testing, Tracing, Treatment) di Nunukan per hari sebanyak 29 orang.

Bupati Nunukan Asmin Laura mengatakan, untuk kasus Covid-19 di Nunukan sudah menurun, bahkan tak ada penambahan kasus konfirmasi per hari Senin (8/11/2021).

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Sebut 5.000 Vial Vaksin Johnson & Johnson Siap Didatangkan

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Desa Long Beluah Bulungan Capai 50 Persen

Baca juga: Banyak Warga di Desa Long Sam Tanjung Palas Barat, Takut Divaksin Covid-19

"Saat ini Nunukan masih level 2. Sejak 4 November lalu, baru ada satu kasus konfirmasi tanggal 7 November, itupun hanya satu kasus. Justru kasus sembuh kemarin bertambah 5 orang," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Selasa (9/11/2021).

"Saat ini tinggal PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang dalam tahap proses penyembuhan," tambahnya.

Diketahui, saat ini Nunukan memiliki 13 kasus aktif. Tiga pasien jalani isolasi di RSUD Nunukan dan 10 pasien lainnya jalani isolasi mandiri.

Menurut Asmin Laura, indikator penurunan level PPKM tergantung capaian vaksinasi.

"Nunukan bisa saja turun level 1 bila capaian vaksinasi sudah 60 persen. Kita masih di level 2 karena capaian vaksin dosis 1 baru 48,36 persen," ucapnya.

Baca juga: 1.000 Dosis Vaksin Disuntikkan ke Pelaku UMKM dan Industri Pariwisata Kawasan Pantai Amal Tarakan

Asmin Laura mengaku, hingga kini pihaknya masih menunggu permohonan vaksin jenis Johnson & Johnson diterima oleh Kemenkes RI.

"Sampai saat ini belum ada. Kita masih bermohon ke Kemenkes RI sebanyak 5.000 dosis. Nanti vaksin itu kita distribusi ke wilayah pedalaman. Biar mobilisasinya tidak bolak-balik. Karena vaksin jenis Johnson & Johnson hanya sekali suntik," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved