Breaking News:

Virus Corona di Kaltara

Ratusan Warga Bulungan Datangi Layanan Perbaikan Sertifikat Vaksin, Salah Satunya NIK Tak Ditemukan

Ratusan warga Bulungan Senin (8/10/2021) kemarin, mendatangi layanan perbaikan sertifikat vaksin Covid-19 yang bermasalah.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SILALAHI
Warga Bulungan saat mengikuti layanan perbaikan sertifikat vaksinasi Covid-19 di Gedung Gadis Tanjung Selor, Senin (8/11/2021) kemarin. TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SILALAHI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ratusan warga Bulungan Senin (8/10/2021) kemarin, mendatangi layanan perbaikan sertifikat vaksin Covid-19 yang bermasalah.

Masalah ini ditengarai terjadi karena beberapa hal seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak ditemukan hingga masalah saat penginputan data penerima vaksin.

Menggapi hal itu, Kepala Disdukcapil Kaltara Sanusi menilai, masalah tersebut bisa terjadi karena NIK belum diregistrasi ulang, adanya kesalahan saat perekaman data atau masalah teknis lainnya.

Karenanya ia meminta, warga yang memiliki masalah pada NIK tersebut dapat melapor pada Dukcapil di masing-masing kabupaten/kota.

"Untuk hal itu kami minta segera lapor ke Capil, supaya Capil setempat itu bisa konsultasi ke Kemendagri, karena yang keluarkan NIK bukan kita tapi dari kementerian," kata Sanusi, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Layanan Adminduk Disdukcapil Malinau Sasar Desa di Perbatasan RI-Malaysia

Baca juga: Disdukcapil Nunukan Wacanakan Layanan Jemput Bola dengan Sasaran Wilayah Krayan

Baca juga: Jadi Kado HUT ke-22 Nunukan, Disdukcapil akan Luncurkan Mesin ADM, Bisa Cetak Dokumen Kependudukan

"Karena banyak kasus itu NIK-nya ada tapi belum pernah diregister ulang atau saat perekaman ada kesalahan teknis atau ada hal-hal trouble lainnya," terangnya.

Sanusi mengungkapkan pelayanan validasi bagi NIK tidak ditemukan, membutuhkan waktu setidaknya 3 hari kerja.

"Kalau masalah itu langsung hari itu juga dilayani, SOP-nya itu minimal 3 hari," tuturnya.

Sementara itu Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy menyampaikan, dari ratusan warga Bulungan yang mendatangi layanan perbaikan sertifikat vaksinasi, hanya lima orang warga yang bermasalah pada NIK.

Selebihnya, Agust Suwandy mengutarakan, permasalahan sertifikat vaksin terletak pada belum terinputnya data, hingga warga belum mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

"Memang yang bermasalah pada NIK tidak banyak, hanya sekitar 5 orang saja," kata Agust Suwandy.

Baca juga: Disdukcapil Siap Permudah Urus Adminduk Korban Kebakaran di Malinau Hilir

"Yang lainnya masalah input dan belum muncul di PeduliLindungi dan beberapa orang sebenarnya sertifikatnya sudah keluar tetapi yang bersangkutan belum download aplikasinya," terangnya.

Pihaknya meminta Dinkes di kabupaten dan kota di Kaltara turut melaksanakan layanan perbaikan sertifkat vaksinasi.

"Selanjutnya kami harapkan Dinkes kabupaten dan kota bisa membantu jika ada keluhan-keluhan sertifikat vaksin di wilayah masing-masing," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved