Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Bupati Edi Damansyah Fokus Benahi Infrastruktur Jalan di Kukar

Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan, Kabupaten Kukar terdiri dari 193 desa, 44 Kelurahan dan 18 Kecamatan

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan, Kabupaten Kukar terdiri dari 193 desa, 44 Kelurahan dan 18 Kecamatan.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Tak hanya berfokus pada sektor ekonomi, pertanian, pendidikan dan kesehatan, pemerintahan Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga lebih memperharikan kondisi infrastruktur, khususnya kondisi jalan yang ada di Kabupaten terbesar di Kaltim tersebut.

Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan, Kabupaten Kukar terdiri dari 193 desa, 44 Kelurahan dan 18 Kecamatan.

Dimana, dari luasan tersebut, ada sekitar 33,1 persen atau 724,2 Kilometer (km) jalan kabupaten yang kondisi jalannya memang masih rusak dan 78,66 km kondisinya mengalami rusak berat.

“Kalau status jalan, ada 246,19 km jalan provinsi dan 335, 9 km jalan nasional,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Kukar Sebut Sejahtera dan Bahagia Jadi Dua Kunci Target Visi Misi Kukar Idaman

Baca juga: Pemkab Kukar Berharap Muscab IDI Hasilkan Banyak Manfaat

Baca juga: Sekda Kukar Tutup Pakem Expo 2021, UMKM Diajak Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas

Ia menjelaskan, dari beberapa status jalan yakni jalan kabupaten, jalan provinsi dan jalan nasional yang ada di Kukar, dirinya menegaskan bahwa masyarakat tidak mengerti kebijakan jalan tersebut.

“Sehingga jika ada jalan rusak kepala daerahnya yang dituntut,” katanya.

Lanjut dia, dalam Kukar Idaman sendiri ada dua yang menjadi perioritas, yaitu infrastruktur jalan yang menuju sentra produksi dan jalan menuju objek wisata.

Sementara, Infrastruktur kedua adalah telekomunikasi yang masih banyak titik blankspot di Kukar.

Baca juga: Pemkab Kukar dan PLN Tandatangani NPHD Objek Hibah Lahan di Muara Muntai dan Kenohan untuk Kantor

"Kami sangat ingin semuanya bisa tuntas secepatnya cuma daya dukung kita sangat terbatas, kita harus cerdas menetapkan skala prioritas  melalui data di lapangan yang akurat, saya juga menghimbau untuk seluruh kepala OPD agar bekerja langsung kelapangan biar apa yang dikerjakan tepat sasaran tidan menerawang," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved