Senin, 4 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Relokasi Pedagang Pasar Tungging, Dinas Perdagangan Samarinda Segera Fasilitas Tenda Lapak

Dinas Perdagangan Kota Samarinda akan mengupayakan fasilitas tenda bagi pedagang pasar Tungging jalan Bung Tomo yang direlokasi ke pasar Rakyat

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Kawasan akses masuk pasar Rakyat Harapan Baru jalan Cipto Mangunkusumo, kecamatan Loa Janan Ilir sebagai tempat relokasi pedagang pasar Tungging.TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Dinas Perdagangan Kota Samarinda akan mengupayakan fasilitas tenda bagi pedagang pasar Tungging jalan Bung Tomo yang direlokasi ke pasar Rakyat Harapan Baru, jalan Cipto Mangunkusumo, Loa Janan Ilir.

Untuk sementara ini para pedagang pasar Tungging yang telah menempati lapak di tepi akses jalan masuk pasar Rakyat Harapan Baru masih membuat lapak sementara secara swadaya.

Beberapa di antara mereka membuat lapak semi permanen dari kayu dan bambu.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas mengatakan pihaknya akan memberikan tenda lapak ke pasar Rakyat Harapan Baru dari tenda Pasar Sungai Damai, setelah pembangunan dalam pasar tersebut rampung dan pedagang telah berjualan sepenuhnya di dalam pasar.

"Sementara dulu, saya belum bisa pastikan, tapi bulan ini (November) sudah harus dipindahkan," ujar Marnabas kepada TribunKaltim.Co, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Pemkot Samarinda Uji Kompetensi Pegawai Non ASN Selama 8 Hari

Baca juga: Penjual Bakso di Samarinda yang Meninggalkan Rombongnya Masih Dicari Kepolisian

Baca juga: Pedagang Pasar Tungging Sungai Keledang Mulai Direlokasi ke Harapan Baru Samarinda

Ia juga mengharapkan pihak Satpol PP untuk membantu penertiban pedagang pasar Tungging, yang hingga saat ini masih bertahan di jalan Bung Tomo agar para pedagang yang sudah bersedia direlokasi tetap bisa bertahan dan akan terus berada di pasar Harapan Baru.

Untuk lapak di bangunan pasar Rakyat Harapan Baru sendiri saat ini belum dapat ditempati yang rencananya akan mengakomodasi pedagang kaki lima (PKL) di pasar Harapan Baru lama.

"Sekarang kan keluhan pedagang pasar Tungging yang ada di Harapan Baru yaitu masih banyak yang berjualan di jalan Bung Tomo, jadi juga harus ada dukungan penegakan Perda, kalau kita hanya menyediakan tempat saja," sebut Marnabas lebih lanjut.

Kadisdag itu juga belum dapat memberlakukan retribusi dan penarikan iuran kepada para pedagang pasar Tungging yang saat ini telah berada di Harapan Baru karena belum ada aturan yang mendasarinya.

"Nanti kalau sudah serah terima dari kementerian perdagangan, dan pedagang di pasar yang lama sudah dimasukkan ke dalam semua, baru kami bisa tarik retribusi," ujarnya menambahkan.

Bagi pedagang Harapan Baru lama, Marnabas mengemukakan apabila sudah ingin berjualan di jalan masuk pasar Rakyat Harapan Baru, juga diperkenankan jika terdapat ruang yang memungkinkan.

Mengingat penempatan pedagang di lapak bangunan pasar rakyat masih membutuhkan pengadaan beberapa sarana dan utilitas seperti lahan parkir, drainase dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).

Pemindahan pedagang pasar Tungging yang selama ini berada di jalan Bung Tomo kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang ke pasar Rakyat Harapan Baru adalah arahan langsung dari WaliKota Samarinda Andi Harun.

Baca juga: Aksi Unik dalam Vaksinasi Covid-19 di SMP Negeri 1 Samarinda

Sejak Senin (15/11/2021), aktivitas di jalan masuk pasar Rakyat Harapan Baru sudah mulai berlangsung.

Keterangan dari lurah Sungai Keledang, Rahmadi, bahwa sudah ada 30 pedagang pasar Tungging dari jalan Bung Tomo yang menempati pasar tersebut.

"Setidaknya pada Jum'at ini seluruh pedagang sudah pindah ke Harapan Baru, sejak hari Senin Satpol PP sudah mulai razia di jalan Bung Tomo," ungkap Rahmadi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved